Konten dari Pengguna

Memahami Kegiatan Mengelilingi Ka'bah Sebanyak 7 Kali dalam Haji dan Umrah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad. Foto: Unsplash/Haidan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad. Foto: Unsplash/Haidan

Dalam menjalankan haji dan umrah, terdapat beberapa hal yang wajib diketahui. Seperti, kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad disebut tawaf.

Sebagai salah satu rukun haji dan umrah, maka kegiatan ini harus dilaksanakan. Untuk melaksanakannya, maka jemaah haji perlu mengetahui tata caranya agar ibadah haji dan umrah sah.

Kegiatan Mengelilingi Ka’bah Sebanyak 7 Kali dengan Posisi Ka'bah di Sebelah Kiri Dimulai dan Diakhiri di Tempat yang Sejajar dengan Hajar Aswad

Ilustrasi kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad. Foto: Unsplash/ibrahim uz

Tawaf secara bahasa memiliki arti mengelilingi. Sedangkan secara istilah, tawaf adalah mengelilingi Baitullah yang dikenal dengan Ka’bah atau Kakbah sebanyak 7 kali di sebelah kiri. Allah Swt. berfirman:

ثُمَّ لْيَقْضُوا تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ

Artinya: “Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).” (QS. Al-Hajj: 29)

Dikutip dari buku Sejarah Ibadah oleh Syahruddin El Fikri (2014), kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad didasarkan dari kisah Nabi Adam as.

Saat itu, Nabi Adam as. diperintahkan untuk mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali yang dilakukan oleh para malaikat. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan nabi-nabi selanjutnya.

Hal ini juga dilakukan Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as. usai membangun Ka'bah. Keduanya melakukan tawaf sebagai penghormatan kepada Baitullah.

Tata Cara Tawaf Haji dan Umrah

Ilustrasi kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad.. Foto: Unsplash/hardiman hardiman

Dalam melaksanakan tawaf, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji. Inilah keenam hal tersebut:

  1. Suci dari hadas dan najis

  2. Menutup aurat, terutama dengan kain ihram

  3. Berada dalam Masjidil Haram, baik di lantai utama, lantai kedua, ketiga, maupun keempat

  4. Memulainya dari Hajar Aswad

  5. Berjalan dengan Kakbah berada di sisi kiri

  6. Berjalan mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali

Sedangkan sunah-sunah dalam tawaf yang dapat dikerjakan para jemaah haji maupun umrah yakni:

  1. Mengusap, mencium Hajar Aswad, dan meletakkan kening di atasnya pada awal tawaf.

  2. Membaca doa ma’tsur saat memulai tawaf sambil mengangkat tangan.

  3. Berjalan secara cepat pada putaran pertama hingga ketiga tawaf.

  4. Melakukan idhthiba untuk laki-laki atau menyampirkan kain ihram ke pundak kiri dan membuka pundak kanan hingga bawah ketiak.

  5. Mendekat pada Kakbah saat kondisi tidak penuh sesak.

Baca Juga: Rukun-rukun Haji dan Umrah yang Perlu Dijalankan

Demikianlah penjelasan dari mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri dimulai dan diakhiri di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad dan tata caranya. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan ibadah haji dan umrah.(MZM)