Konten dari Pengguna

Memahami Makna Diakronis pada Ilmu Sejarah dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi diakronis dalam ilmu sejarah. Foto: unsplash.com/birminghammuseumstrust
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diakronis dalam ilmu sejarah. Foto: unsplash.com/birminghammuseumstrust

Ketika mempelajari sejarah, kita akan disuguhkan dengan berbagai istilah, salah satunya adalah istilah diakronis. Apa itu diakronis? Diakronis pada ilmu sejarah memiliki makna peristiwa yang melintasi perjalanan waktu. Nah, dalam artikel berikut akan menejaslan secara lengkap tentang diakronis dan contoh kejadiannya agar kamu lebih paham tentang istilah yang satu ini.

Pengertian Diakronik di Ilmu Sejarah

Mengutip buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X oleh Dr. Abdurakhman dan Arif Pradono, M.I.Kom (2019:12), diakronis berasal dari bahasa Latin diachronich. Dia memiliki makna melampaui atau melalui dan chronichus memiliki makna waktu. Oleh karena itu, diakronis dalam ilmu sejarah adalah kajian yang memanjang dalam waktu, namun terbatas dalam ruang. Dengan kata lain, mempelajari satu peristiwa sejarah di satu tempat dalam kurun waktu tertentu.

Pendekatan diakronis dalam sejarah digunakan untuk menganalisis suatu perubahan dari satu waktu ke waktu yang lain dengan ruang yang terbatas. Sehingga, kita mampu melihat bagaimana terjadinya suatu perubahan sepanjang waktu yang kita teliti. Pendekatan ini biasanya digunakan sejarawan untuk menganalisis dampak perubahan dari suatu keadaan tertentu sehingga sejarawan mampu menjawab mengapa keadaan tersebut bisa muncul atau mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi.

Kajian diakronis melihat kaitan suatu peristiwa dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Konsep diakronis melihat bahwa peristiwa dalam sejarah mengalami perkembangan dan bergerak sepanjang waktu. Dengan proses ini, kita dapat melihat perbandingan dan perkembangan sejarah kehidupan suatu masyarakat dari zaman ke zaman. Suatu peristiwa sejarah tidak terlepas dengan peristiwa sebelumnya dan akan memengaruhi peristiwa yang akan datang.

Oleh karena itu, cara berpikir diakronis dalam sejarah akan membuat kita berpikir secara runtut dan lebih teliti dalam mengamati fenomena dari peristiwa tertentu dan pada waktu tertentu dengan mengetahui kronologinya dan sebabnya.

Ilustrasi diakronis dalam mendalami sejarah. Foto: unsplash.com/joannakosinska

Ciri-Ciri Diakronis

Terdapat beberapa ciri-ciri yang menonjol dari pemikiran secara diakronis dalam ilmu sejarah, yakni:

Memanjang dalam Waktu dan Menyempit dalam Ruang

Maksudnya adalah cara berpikir secara diakronis lebih mengutamakan urutan waktu dengan sedikit memperhatikan keluasan ruang.

Bersifat Vertikal

Pemikiran ilmu sejarah secara diakronis bersifat vertikal karena alur waktu berjalan lurus tanpa ada penjelasan lebih lanjut tentang kejadian tersebut.

Fokus Pada Kronologis

Dalam berpikir secara diakronis, kronologis sangat dibutuhkan dalam menempatkan kejadian secara runtut.

Contoh Cara Berpikir Diakronis

Pertempuran Surabaya Tanggal 10 November 1945

Peristiwa Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945 adalah rangkaian peristiwa yang dimulai dari tanggal 19 September sampai 10 November 1945. Peristiwanya berawal dari perobekan bendera Belanda di Surabaya pada tanggal 19 September yang berdampak pada pecahnya pertempuran antara tentara sekutu dan pasukan Indonesia pada tanggal 27 Oktober 1945. Kondisi ini mereda setelah adanya gencatan senjata pada tanggal 29 Oktober 1945. Namun, bentrokan kecil terus berlangsung. Puncaknya adalah tewasnya Jenderal Mallaby pada tanggal 30 Oktober 1945.

Tewasnya Mallaby menjadi penyebab munculnya ultimatum dari Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh agar pemuda Surabaya menyerah. Akan tetapi, ultimatum tersebut tidak dihiraukan oleh para pemuda dan pejuang. Akhirnya, pecahlah pertempuran besar-besaran pada tanggal 10 November 1945 di Surabaya.

Itulah penjelasan secara lengkap tentang diakronik dalam ilmu sejarah dan contoh kejadiannya. Dengan cara berpikir diakronik, kita dapat mengetahui sebuah peristiwa bersejarah di sebuah tempat secara terperinci.(MZM)