Konten dari Pengguna

Memahami Mekanisme Gerak Reflek dan Jenis-jenisnya dalam Biologi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mekanisme Gerak Reflek, Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mekanisme Gerak Reflek, Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya

Mekanisme gerak reflek merupakan salah satu materi yang ada di dalam Biologi. Materi ini biasanya diajarkan di kelas 9. Oleh sebab itu, siswa di jenjang tersebut perlu memahaminya.

Tak hanya itu saja, siswa di jenjang tersebut juga perlu mempelajari jenis-jenisnya. Dengan demikian, siswa tak lagi kebingungan untuk membedakannya.

Mekanisme Gerak Reflek dalam Biologi

Ilustrasi Mekanisme Gerak Reflek, Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya

Mengutip buku IPA Terpadu Jilid 3A, Dr. Eng. Mikrajuddin Abdullah, M.Si., dkk (2007: 63), gerak refleks ialah gerak yang berlangsung tanpa disadari. Gerakan ini juga berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan.

Jika berlangsung tanpa disadari, lantas bagaimana mekanisme gerak reflek? Berikut penjelasan singkatnya.

  1. Sel saraf atau neuron di dalam tubuh menerima rangsangan,

  2. Reseptor pada sel saraf akan menganggapnya sebagai pesan yang harus dikirim ke neuron sensori

  3. Neuron sensori akan memberikan pesan ke tulang belakang

  4. Pesan dari tulang belakang dikirim ke saraf motorik

  5. Saraf tersebut akan memberi tahu otot jika rangsangan tersebut perlu dihindari

  6. Otot pun langsung melakukan hal tertentu

Jenis-jenis Gerak Reflek

Ilustrasi Mekanisme Gerak Reflek, Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya

Dalam Biologi, gerak reflek terbagi menjadi dua jenis, yaitu monosinaptik dan polisinaptik. Kedua jenis ini mempunyai mekanisme yang berbeda. Berikut penjelasannya.

1. Monosinaptik

Gerakan yang satu ini cukup sederhana karena hanya melibatkan saraf sensorik dan motorik. Jadi saat seseorang terkena rangsangan, maka reseptor akan mengirim pesan ke saraf sensorik. Lalu, pesan tersebut akan dikirim ke sumsum tulang belakang sebagai saraf pusat.

Lalu, pesan tersebut akan dikirimkan ke saraf motorik melalui saraf penghubung. Saraf motorik pun akan memberi tahu otot untuk menarik bagian tubuh tertentu.

2. Polisinaptik

Gerak reflek ini terjadi lebih rumit karena adanya satu saraf lagi, yakni interneuron. Jadi saat seseorang terkena rangsangan, maka resepor akan mengirim pesan ke saraf sensorik. Pesan ini diteruskan ke sumsum tulang belakang.

Dalam sumsum tulang belakang, pesan tersebut diproses oleh interneuron dulu. Setelah diproses, maka pesan ini akan dikirim ke saraf motorik agar otot bekerja untuk melakukan hal tertentu.

Baca juga: Alasan Otot Disebut Alat Gerak Aktif pada Manusia

Mekanisme gerak reflek dan jenis-jenisnya dalam Biologi ini bisa langsung dipelajari oleh siswa. Siswa juga bisa mempelajari hal lain terkait gerak reflek untuk menambah pengetahuan, seperti fungsi dari gerak itu sendiri. (LOV)