Memahami Mekanisme Gerak Reflek dan Jenis-jenisnya dalam Biologi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mekanisme gerak reflek merupakan salah satu materi yang ada di dalam Biologi. Materi ini biasanya diajarkan di kelas 9. Oleh sebab itu, siswa di jenjang tersebut perlu memahaminya.
Tak hanya itu saja, siswa di jenjang tersebut juga perlu mempelajari jenis-jenisnya. Dengan demikian, siswa tak lagi kebingungan untuk membedakannya.
Mekanisme Gerak Reflek dalam Biologi
Mengutip buku IPA Terpadu Jilid 3A, Dr. Eng. Mikrajuddin Abdullah, M.Si., dkk (2007: 63), gerak refleks ialah gerak yang berlangsung tanpa disadari. Gerakan ini juga berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan.
Jika berlangsung tanpa disadari, lantas bagaimana mekanisme gerak reflek? Berikut penjelasan singkatnya.
Sel saraf atau neuron di dalam tubuh menerima rangsangan,
Reseptor pada sel saraf akan menganggapnya sebagai pesan yang harus dikirim ke neuron sensori
Neuron sensori akan memberikan pesan ke tulang belakang
Pesan dari tulang belakang dikirim ke saraf motorik
Saraf tersebut akan memberi tahu otot jika rangsangan tersebut perlu dihindari
Otot pun langsung melakukan hal tertentu
Jenis-jenis Gerak Reflek
Dalam Biologi, gerak reflek terbagi menjadi dua jenis, yaitu monosinaptik dan polisinaptik. Kedua jenis ini mempunyai mekanisme yang berbeda. Berikut penjelasannya.
1. Monosinaptik
Gerakan yang satu ini cukup sederhana karena hanya melibatkan saraf sensorik dan motorik. Jadi saat seseorang terkena rangsangan, maka reseptor akan mengirim pesan ke saraf sensorik. Lalu, pesan tersebut akan dikirim ke sumsum tulang belakang sebagai saraf pusat.
Lalu, pesan tersebut akan dikirimkan ke saraf motorik melalui saraf penghubung. Saraf motorik pun akan memberi tahu otot untuk menarik bagian tubuh tertentu.
2. Polisinaptik
Gerak reflek ini terjadi lebih rumit karena adanya satu saraf lagi, yakni interneuron. Jadi saat seseorang terkena rangsangan, maka resepor akan mengirim pesan ke saraf sensorik. Pesan ini diteruskan ke sumsum tulang belakang.
Dalam sumsum tulang belakang, pesan tersebut diproses oleh interneuron dulu. Setelah diproses, maka pesan ini akan dikirim ke saraf motorik agar otot bekerja untuk melakukan hal tertentu.
Baca juga: Alasan Otot Disebut Alat Gerak Aktif pada Manusia
Mekanisme gerak reflek dan jenis-jenisnya dalam Biologi ini bisa langsung dipelajari oleh siswa. Siswa juga bisa mempelajari hal lain terkait gerak reflek untuk menambah pengetahuan, seperti fungsi dari gerak itu sendiri. (LOV)
