Konten dari Pengguna

Memahami Nama Pemuka Agama Buddha untuk Laki-Laki dan Perempuan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemuka dalam agama Buddha. Foto: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemuka dalam agama Buddha. Foto: Pexels/Pixabay

Setiap agama pasti memiliki pemimpin atau pemuka sebagai suri tauladan dalam menjalankan peribadatan, hal tersebut juga terjadi dalam agama Buddha. Selain itu, pemuka agama menjadi pembimbing umat dalam masalah-masalah keagamaan. Lantas, apa nama pemuka agama Budhha baik untuk laki-laki maupun perempuan?

Baca Juga: Mengenal Upacara Keagamaan Buddha

Memahami Nama Pemuka Agama Buddha untuk Laki-Laki dan Perempuan

Ilustrasi nama pemuka agama Buddha. Foto: Pexels/Pixabay

Dikutip dari buku Majjhima Nikaya: Khotbah-khotbah Menengah Sang Buddha oleh Bhikkhu Сāṇamoli & Bhikkhu Bodhi (2013: 599), dalam agama Buddha, seorang pemuka dinamakan sebagai Bhikkhu atau Biksu.

Ia adalah seseorang yang telah disuci dan telah mencapai pengetahuan, seorang terpelajar suci, seorang mulia, dan seorang arahant atau seorang yang telah terbebas dari hawa nafsu.

Menurut Nyanatiloka Mahathera dalam Buddhist Dictionary, Manual of Buddhist Terms and Doctrines, Bikkhu secara harfiah adalah peminta-minta atau orang yang hidup dari derma. Hal ini didasarkan pada Pangeran Sidarta, di mana ia meninggalkan kedudukan dan kesejahteraannya dan hidup dari derma sebagai bagian dari gaya hidup sramana.

Sedangkan menurut Darmapada dalam Budagosa, Bikkhu adalah orang yang awas akan bahaya (dalam sangsara atau tumimbal lahir). Sebagaimana dalam Darmapada:

(266-267) Dia bukan seorang biksu semata-mata lantaran hidup dari derma orang lain. Bukan dengan mengubah tampilan jasmaniah seseorang menjadi biksu sejati. Barang siapa di sini (yang dikecualikan) hidup suci, melampaui jasa dan papa, dan melangkah dengan pengertian di dunia ini - dialah yang sesungguhnya disebut seorang biksu.

Adapun pemuka agama Buddha untuk perempuan adalah Bhikkuni atau Bhiksuni. Dalam agama Buddha terbilang unik. Pasalnya, Buddha sebagai pendiri agama ini secara eksplisit mengatakan bahwa seorang perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan pria untuk mencapai nirvana dan dapat mencapai semua (empat) tingkatan pencerahan di dalam Dhamma dan Vinaya dalam ajaran Buddha

Demikian pula adalam Sutra Teratai bab 12 yang mencatatkan 6.000 Bhikkuni Aahat yang sedang menerima prediksi Bodhisatva dan Buddha yang akan datang dari Buddha Gautama. Meskipun pada awalnya mendapat sedikit cobaan, dalam agama Buddha para perempuan dapat secara terbuka mengaspirasi dan melatih diri mereka hingga kepada pencapaian tingkat kesucian tertinggi, yakni Arahat

Demikianlah penjelasan tentang nama pemuka dalam agama Buddha untuk laki-laki dan perempuan. Semoga informasi singkat di atas dapat menambah wawasan tentang agama-agama yang ada di Indonesia.(MZM)

Baca juga: Mengenal Tripitaka, Kitab Suci Agama Buddha yang Ditulis Dalam Bahasa Pali