Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Antara Asimilasi dan Akulturasi Budaya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Budaya. Sumber: Unpslah.com/Vitaliy Lyubezhanin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Budaya. Sumber: Unpslah.com/Vitaliy Lyubezhanin

Apa perbedaan antara asimilasi dan akulturasi budaya? Mari pahami seutuhnya dengan membaca bacaan berikut.

Apa Perbedaan Antara Asimilasi dan Akulturasi Budaya?

Asimilasi dan akulturasi merupakan dua istilah yang sering muncul ketika membahas tentang budaya. Untuk mengetahui perbedaan di antara keduanya, kita perlu memahami pengertian dari masing-masing istilah tersebut.

Berikut adalah pengertian dari asimilasi dan akulturasi yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

  • Asimilasi adalah penyesuaian (peleburan) sifat asli yang dimiliki dengan sifat lingkungan sekitar.

  • Akulturasi adalah percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling memengaruhi.

Berdasarkan pengertian asimilasi dan akulturasi dalam KBBI, kini kita telah menemukan kunci perbedaan di antara keduanya. Kunci perbedaan di antara kedua istilah tersebut adalah asimilasi memiliki kaitan dengan penyesuaian dengan sifat lingkungan sekitar, sedangkan akulturasi memiliki kaitan dengan percampuran kebudayaan.

Sekarang, saatnya kita untuk memahami pengertian dari asimilasi budaya serta akulturasi budaya. Berikut uraiannya yang dapat Anda simak.

  • Osira, dkk. (2019: 58) dalam bukunya yang berjudul Membangun Desa Transmigrasi Melalui Sinergitas Budaya menjelaskan bahwa asimilasi budaya adalah proses perpaduan antara kebudayaan di suatu daerah dengan daerah lainnya dengan tanpa menghilangkan identitas diri.

  • Sari dan Menati (2021: 65) dalam bukunya yang berjudul Komunikasi Lintas Budaya menjelaskan bahwa akulturasi budaya adalah berpadu di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda dan bersatu dalam upaya membentuk kebudayaan baru tanpa dengan maksud menghilangkan kepribadian kebudayaannya yang asli.

Ilustrasi Budaya. Sumber: Unsplash.com/sydney Rae

Setelah menyimak pengertian-pengertian tersebut, dapat kita pahami bahwa perbedaan antara asimilasi dan akulturasi budaya, yaitu asimilasi merupakan perpaduan antara kebudayaan, sedangkan akulturasi adalah terjadinya percampuran budaya yang menghasilkan kebudayaan baru. Agar lebih paham tentang asimilasi serta akulturasi, berikut adalah contoh dari keduanya yang dapat disimak.

  • Contoh asimilasi, yaitu adanya musik dangdut yang merupakan pengaruh musik Melayu dan musik India.

  • Contoh akulturasi, yaitu adanya kesenian gambang kromong yang merupakan bentuk percampuran budaya Indonesia dengan budaya Tiongkok dalam pertunjukan musik.

Sekian uraian tentang perbedaan antara asimilasi dan akulturasi budaya ini. Semoga bermanfaat, ya! (AA)