Memahami Perbedaan SNBP dan SNBT sebagai Seleksi Masuk PTN Tahun 2023

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tahunnya, perguruan tinggi negeri (PTN) membuka seleksi mahasiswa baru. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Kemendikbudristek mengeluarkan penamaan baru untuk seleksi masuk PTN, yakni SNBP dan SNBT. Sebenarnya, apa perbedaan SNBP dan SNBT?
Dengan mengetahui perbedaan antara SNBT dan SNBT, para calon mahasiswa baru dapat mengetahui seleksi mana yang akan diikuti. Selain itu, calon mahasiswa baru juga mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengikuti seleksi tersebut.
Baca Juga: Apa Itu SNPMB? Calon Mahasiswa Wajib Tahu Mekanismenya
Memahami Perbedaan SNBP dan SNBT sebagai Seleksi Masuk PTN Tahun 2023
Pada dasarnya, seleksi untuk masuk ke perguruan tinggi negeri sama seperti sebelum-sebelumnya, yakni melalui jalur prestasi, jalur tes secara nasional, dan jalur tes yang digelar setiap PTN.
Perbedaannya adalah dalam penyebutannya saja. Jika sebelumnya seleksi jalur prestasi adalah Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berubah menjadi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Mengutip laman SNPMB Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan Kemendikbud, SNBP adalah seleksi berdasarkan prestasi dan berfokus pada pemberian penghargaan tinggi atas kesuksesan yang menyeluruh di pendidikan menengah. Hal ini dilakukan melalui pemberian bobot minimal 50 persen untuk nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran.
Dengan pemberian bobot yang tinggi ini, diharapkan peserta didik terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran secara holistik. Sedangkan untuk pembobotan sisanya, maksimal 50 persen diambil dari komponen penggali minat dan bakat. Hal ini bertujuan agar peserta didik terdorong untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya secara lebih mendalam.
Adapun seleksi tes yang digelar secara nasional sebelumnya bernama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menjadi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Seleksi yang satu ini berfokus pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.
Dalam seleksi berdasarkan tes, tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal yaitu potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris. Soal pada seleksi ini akan menitikberatkan kemampuan penalaran peserta didik, bukan hafalan.
Dengan demikian, skema seleksi menjadi lebih adil dan setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk sukses pada jalur SNBT. Kerja sama antara peserta didik dan guru melalui pengasahan daya nalar akan meningkatkan kesuksesan peserta didik pada jalur seleksi berdasarkan tes.
Syarat-Syarat SNBP dan SNBT
Untuk bisa mengikuti SNPB para calon mahasiswa perlu mempersiapkan beberapa berkas, yaitu:
Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN
Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
Memiliki nilai rapor semester 1 s.d. 5 yang telah diisikan di PDSS
Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.
Sedangkan persyaratan untuk mengikuti SNBT, para calon mahasiswa harus mempersiapkan beberapa persyaratan berikut:
Memiliki Akun SNPMB.
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2023 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023).
Catatan:
Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan:
Foto terbaru (berwarna)
Stempel/cap sekolah
Tanda tangan Kepala Sekolah
Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2021 dan 2022 atau lulusan Paket C tahun 2021 dan 2022 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
Tidak lulus jalur SNBP 2023 atau SNMPTN pada tahun 2021, atau 2022.
Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.
Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
Hasil UTBK 2023 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan PTN 2023
Nah, sekarang sudah bisa membedakan antara SNBP dan SNBT sebagai seleksi masuk PTN tahun 2023 bukan. Dengan semakin dekat seleksi masuk PTN, kamu harus mengetahui perbedaan dan mempersiapkan diri untuk mengikutinya. Sehingga, kamu bisa diterima di PTN yang diimpikan.(MZM)
