Konten dari Pengguna

Memahami Social Climbing dalam Mobilitas Sosial

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Social climbing adalah (Foto: Shane | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Social climbing adalah (Foto: Shane | Unsplash.com)

Pasti kalian sudah pernah mendengar istilah social climbing, bukan? Social climbing adalah gerak mobilitas sosial secara vertikal yang arah gerakannya ke atas. Social climbing merupakan salah satu bentuk mobilitas sosial.

Apa itu mobilitas sosial? Temukan jawaban tentang pengertian dan bentuk dari mobilitas sosial dalam artikel ini.

Baca juga: Ulasan tentang Saluran-Saluran Terjadinya Mobilitas Sosial

Mobilitas Sosial dan Social Climbing Adalah

Ilustrasi Mobilitas Sosial dan Social Climbing Adalah (Foto: Freestocks | Unsplash.com)

Fenomena orang yang menjadi kaya mendadak atau usaha seseorang bangkrut yang menyebabkan orang tersebut jatuh miskin cukup sering terjadi di masyarakat. Itu adalah salah satu bentuk mobilitas sosial seseorang. Jadi, apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial?

Dikutip dari buku Sosiologi: Memahami dan Mengkaji Masyarakat oleh Murdiyatmoko (2007), kata mobilitas berasal dari bahasa Yunani mobilis yang artinya mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam bahasa Indonesia, mobilitas diartikan sebagai gerak atau perpindahan.

Jika dikaitkan dengan konsep stratifikasi sosial, maka mobilitas adalah gerak yang menghasilkan perpindahan tempat. Berikut ini pengertian mobilitas sosial menurut para ahli:

  • Kimball Young dan Raymond W. Mack: Mobilitas sosial merupakan suatu gerak dalam, yaitu suatu pola tertentu yang mengatur organisasi kelompok sosial.

  • Robert M.Z. Lawang: Mobilitas sosial merupakan perpindahan posisi dari lapisan satu ke lapisan lainnya atau dari satu dimensi ke dimensi yang lain.

  • Horton dan Hunt: Mobilitas sosial adalah suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.

Mobilitas sosial dibagi menjadi tiga yaitu, mobilitas sosial vertikal, mobilitas sosial horizontal, dan mobilitas antargenerasi. Social sinking dan social climbing adalah gerak mobilitas sosial secara vertikal. Mobilitas antargenerasi juga dibagi menjadi dua, yaitu mobilitas antargenerasi dan mobilitas intragenerasi.

Bentuk Mobilitas Sosial

Berikut ini bentuk mobilitas sosial yang dijelaskan oleh Maryati dan Suryawati dalam buku Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XI (2007):

1. Mobilitas Sosial Horizontal

Merupakan peralihan individu atau objek sosial dari suatu kelompok sosial ke kelompok sosial lain yang sederajat. Pada mobilitas sosial horizontal, tidak terjadi perubahan dalam derajat kedudukan seseorang.

2. Mobilitas Sosial Vertikal

Merupakan perpindahan individu atau objek sosial dari suatu kedudukan sosial tertentu ke kedudukan sosial lain yang tidak sederajat. Mobilitas sosial vertikal dibagi menjadi:

  • Social climbing (mobilitas sosial vertikal ke atas) mempunyai dua bentuk yang utama. Yang pertama adalah masuk ke dalam kedudukan yang lebih tinggi dan yang ke dua adalah membentuk kelompok baru.

  • Social sinking (mobilitas sosial vertikal ke bawah) mempunyai dua bentuk yang utama yaitu turunnya kedudukan dan turunnya derajat kelompok.

3. Mobilitas Antargenerasi

Mobilitas sosial juga bisa bergerak berdasarkan keturunan. Mobilitas ini juga dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah mobilitas antargenerasi yang terjadi pada dua generasi atau lebih serta ditandai dengan perkembangan taraf hidup. Yang ke dua adalah mobilitas intragenerasi yang terjadi pada generasi yang sama.

Demikian penjelasan mengenai social climbing dan mobilitas sosial. Semoga bermanfaat. (KRIS)