Memahami Struktur Teks Narasi yang Baik dan Benar

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks narasi adalah salah satu jenis teks yang ada dalam penulisan Bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), narasi artinya adalah kisah, cerita atau deskripsi suatu kejadian. Eits! Jangan terkecoh, ya! Walaupun berisi deskripsi suatu kejadian, teks narasi berbeda dari teks deskripsi. Supaya bisa memahami teks narasi dengan lebih baik, mari kita simak pembahasan seputar struktur teks narasi berikut ini.
Perbedaan Teks Narasi dan Teks Deskripsi
Teks narasi adalah teks yang berisi cerita baik fiksi maupun nonfiksi. Teks narasi memiliki tujuan untuk menjelaskan peristiwa dan disusun berdasarkan urutan waktu, memiliki tokoh, serta konflik. Sedangkan teks deskripsi adalah teks yang memberikan penjelasan atau gambaran tentang objek baik benda mati maupun hidup.
Sederhananya, kalau teks narasi itu menceritakan. Kalau teks deskripsi itu menggambarkan. Setelah paham perbedaan di antara keduanya, mari kita simak struktur teks narasi supaya bisa membuat teks narasi dengan sempurna.
Struktur Teks Narasi
Lianingsih (2020: 39) dalam buku yang berjudul Libas AKM untuk SD/MI 2021 menjelaskan bahwa ada empat struktur teks narasi. Keempat struktur tersebut adalah sebagai berikut.
Orientasi, yakni menggambarkan tentang tokoh dan karakter, latar, serta alur dari cerita.
Komplikasi, yakni mengandung pengenalan konflik atau masalah yang terjadi dalam cerita.
Resolusi, yakni berisi tentang akhir dari cerita.
Coda, yakni petuah atau nilai-nilai moral yang terkandung dalam teks narasi tersebut.
Sekarang, apakah kamu sudah paham tentang bentuk dari teks narasi? Jika kamu ingin menulis teks narasi, kamu bisa memulai dengan membuat kerangkanya terlebih dahulu. Sesuaikan kerangka yang kamu buat dengan empat struktur teks narasi yang sudah kita pelajari tadi.
Contoh Kerangka Teks Narasi
Berikut adalah contoh kerangka teks narasi yang merujuk pada struktur teks di atas. Narasi ini akan mengisahkan Kelinci dan Kura-kura.
Orientasi: Kelinci selalu menghina Kura-kura yang jalannya lambat.
Komplikasi: Kelinci yang sombong mengajak Kura-kura untuk lomba lari.
Resolusi: Kelinci kalah karena terlalu menyepelekan Kura-kura.
Coda: Sepintar apa pun kita, tetap perlu untuk rendah hati dan tidak mengejek orang lain.
Bagaiman, mudah bukan? Selamat mencoba membuat teks narasi sesuai dengan imajinasimu. (AA)
