Memahami Tafsir Surat At Thariq Ayat 1-10

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Al-Quran merupakan sumber Ilmu pengetahuan bagi seluruh umat Islam. Selain sebagai sumber ilmu, Al-Quran juga berisi tentang perintah dan pesan Allah, salah satunya terdapat pada Surat At Thariq. Untuk lebih jelasnya apa isi pesan yang Allah sampaikan kepada manusia, ada baiknya untuk memahami tafsir Surat At Thariq ayat 1-10.
Tafsir Surat At Thariq ayat 1-10
Surat At Thariq merupakan surat yang ke 86 dalam Al-Quran yang terdiri dari 17 ayat. Surat yang memiliki arti : “Yang datang di malam hari” termusak Surat Makkiyah. Dinamai Al Thariq, sebab pada ayat pertama menyatakan sumpah atas langit dan yang akan datang di malam hari (thariq).
Adapun tafsir Surat At Thariq yang dilansir dari tafsir Ibnu Katsir Jilid 8 karya Dr. ‘Abdhullah bin Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh (2004).
وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ (2) النَّجْمُ الثَّاقِبُ (3) إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ (4) فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ (5) خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ (6) يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ (7) إِنَّهُ عَلَى رَجْعِهِ لَقَادِرٌ (8) يَوْمَ تُبْلَى السَّرَائِرُ (9) فَمَا لَهُ مِنْ قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ (10)
Artinya, “Demi langit dan yang datang pada malam hari, tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus, tidak ada suatu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati). Pada hari ditampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong.”
Ayat pertama sampai ketiga menjelaskan Allah SWT bersumpah dengan menyebut nama langit dan semua bintang yang bersinar terang yang menghiasinya. Sesungguhnya At Thariq tiada lain karena ia hanya dapat dilihat pada malam hari. Adapun makna cahaya yang terang adalah menembus atau membakar setan-setan.
Ayat keempat menjelaskan sesungguhnya pada tiap diri terdapat malaikat yang menjaga yang ditugaskan oleh Allah agar melindungainya dari berbagai penyakit dan bencana.
Ayat kelima memiliki pesan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. Manusia harus mengakui siapa yang menciptakannya pada hari pembangkitan. Karena sesungguhnya Tuhan yang mampu menciptakan dari semula maupun pula yang mengembalikan ke dalam keadaas semula dengan mudahnya.
Ayat keenam dan ketujuh berisi akan penciptaan manusia yang dipancarkan dari air mani dan bertemu indung telur wanita, maka terjadilah anak dari percampuran keduanya atas seizin Allah SWT. Dari hal itulah tercipta seorang mausia dari tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
Ayat kedelapan menjelaskan sesungguhnya Allah berkuasa menghidupkan kembali manusia yang diciptakan dari air mani ini sesudah matinya, lalu dibangkitkan untuk menuju negeri akhirat. Karena sesungguhnya Tuhan yang menciptakan dari semula mampu mengembalikan (menghidupkan) ciptaan-Nya seperti semula.
Ayat kesembilan memiliki pesan bahwa pada hari kiamat semua rahasia akan sipaparkan sehingga jelas dan terang, dan tiada lagi rahasia karena semuanya menjadi tampak kelihatan dan semua yang tadinya tersembunyi di hari kiamat menjadi kelihatan.
Ayat kesepuluh berisi manusia yang kelak di akhirat tidak memiliki kemapuan dan tidak ada yang menyelamatkan dirinya dari azab Allah.
Tafsir Surat At Thariq ayat 1-10 menjelaskan penciptaan manusia dan hari kiamat, yakni hari ditimbangnya amal ibadah manusia. Di Akhirat kelak, tidak ada satu rahasiapun yang dapat disembunyikan dan tidak ada seorang yang dapat menolong atas perbuatan yang telah dilakukan saat masih hidup. (MZM)
