Konten dari Pengguna

Memahami Unsur-Unsur Puisi secara Intrinsik maupun Ekstrinsik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi. Foto: Unsplash/Álvaro Serrano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi. Foto: Unsplash/Álvaro Serrano

Puisi merupakan salah satu karya sastra dengan keindahan diksi dan dapat menggugah emosi pembacanya. Untuk membuatnya, terdapat beberapa unsur yang perlu diperhatikan. Seperti pertanyaan tentang sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi.

Pasalnya, dalam puisi terdapat unsur intrinsik maupun unsur ekstrinsik. Di sisi lain, adanya unsur tersebut membuat puisi semakin baik dan indah.

Penjelasan Unsur-Unsur Puisi

Ilustrasi sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi. Foto: Unsplash/Thought Catalog

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Isi dari puisi biasanya menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik, pengalaman, maupun nasihat.

Adapun jawaban dari pertanyaan jawaban dari pertanyaan sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi yang dikutip dari buku Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas X oleh Sutji Harijanti (2020) unsur puisi terbagi menjadi unsur intrinsik dan ekstrinsik.

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah merupakan unsur-unsur yang terkandung dalam puisi dan memengaruhi puisi sebagai karya sastra. Hal-hal yang termasuk unsur intrinsik yakni:

  1. Diksi atau Pilihan Kata

    Dalam membangun puisi, penyair hendaknya memilih kata dengan cermat dengan mempertimbangkan makna, komposisi bunyi dalam rima dan irama, kedudukan kata di tengah konteks kata lainnya, dan kedudukan kata dalam suatu puisi keseluruhan.

  2. Daya Bayang atau Imaji

    Daya bayang atau imaji adalah ketika membangun puisi ialah penggunaan kata-kata yang konkret dan khas yang dapat menimbulkan imaji visual, auditif, ataupun taktil.

  3. Gaya Bahasa atau Majas

    Gaya bahasa atau majas atau bahasa figuratif dalam puisi ialah bahasa yang dipakai penyair untuk mengatakan sesuatu dengan cara yang tidak biasa atau memakai kata-kata yang bermakna kiasan atau lambang.

  4. Bunyi

    Bunyi dalam puisi mengacu pada dipakainya kata-kata tertentu sehingga menimbulkan efek nuansa tertentu.

  5. Rima

    Rima ialah persamaan bunyi atau perulangan bunyi dalam puisi yang bertujuan untuk menimbulkan efek keindahan.

  6. Ritme

    Ritme dalam puisi adalah dinamika suara dalam puisi agar tidak dirasa monoton bagi penikmat puisi.

  7. Tema

    Tema dalam puisi ialah ide atau gagasan pokok yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui puisinya.

2. Unsur Ekstrinsik

Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar puisi dan mempengaruhi kehadiran puisi sebagai karya seni. Adapun yang termasuk unsur ekstrinsik puisi sebagai berikut:

  1. Aspek Historis

    Aspek histori merupakan unsur-unsur kesejarahan atau gagasan yang terkandung dalam puisi.

  2. Aspek Psikologis

  3. Aspek ini merupakan aspek kejiwaan pengarang yang termuat dalam puisi.

  4. Aspek Filsafat

    Beberapa ahli menyatakan bahwa suatu filsafat berkaitan erat dengan puisi atau karya sastra keseluruhan. Beberapa ahli lainnya menyatakan bahwa filsafat dan karya sastra dalam hal ini puisi, tidak saling terkait satu sama lain.

  5. Aspek Religius

    Aspek religius dalam puisi mengacu pada tema yang umum diangkat dalam puisi oleh pengarang.

Baca Juga: Pengertian Puisi, Jenis-Jenis, dan Contohnya dalam Berbagai Tema

Nah, sekarang sudah mengetahui sebutkan dan jelaskan unsur-unsur puisi bukan? Semoga penjelasan di atas dapat memudahkan dalam membuat puisi yang baik dan menarik pembaca.(MZM)