Konten dari Pengguna

Memahami Velamen dan Bentuk Jaringan Epidermis pada Tumbuhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi velamen (Foto: NJ | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi velamen (Foto: NJ | Unsplash.com)

Di dunia ini ada begitu banyak tumbuhan. Tumbuhan memiliki bagian yang disebut sebagai velamen. Velamen adalah salah satu bentuk dari jaringan epidermis. Apa fungsi velamen dan apa saja bentuk jaringan epidermis tumbuhan?

Biasanya jika melihat tumbuhan yang langsung bisa dikenali adalah bagian daun, batang, bunga, atau buah. Namun, tumbuhan memiliki bagian epidermis yang mengalami modifikasi dan berbeda-beda bentuknya. Untuk lebih memahami tentang velamen dan bentuk jaringan epidermis, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Mengenal Jaringan, Sekumpulan Sel yang Memiliki Bentuk dan Fungsi yang Sama

Pengertian Jaringan Epidermis dan Fungsi Velamen

Ilustrasi Pengertian Jaringan Epidermis dan Fungsi Velamen (Foto: Lina Yaroslavska | Unsplash.com)

Dihimpun dari buku Biologi Jilid 2 oleh Aryulina dkk (2010:39), jaringan epidermis adalah jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan, tepatnya pada akar, batang, dan daun. Fungsi jaringan epidermis adalah sebagai pelindung bagian dalam organ tumbuhan.

Jaringan epidermis memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Terdiri dari sel-sel hidup

  • Bentuknya persegi panjang

  • Jaringan ini memiliki sel-sel yang rapat dan tidak ada ruang antar sel

  • Tidak memiliki klorofil

  • Dinding sel epidermis bagian luar yang berbatasan dengan udara mengalami penebalan, namun bagian dalamnya tetap tipis

  • Bisa membentuk derivat jaringan epidermis

Jaringan epidermis bisa mengalami modifikasi menjadi beberapa bentuk yang salah satunya adalah velamen. Merujuk pada Biologi SMA/MA Kelas XI oleh Susilowarno dkk (2007:38), fungsi velamen adalah sebagai alat penyimpan air. Velamen adalah lapisan sel mati pada bagian dalam epidermis akar gantung (akar udara) tumbuhan anggrek.

Bentuk Jaringan Epidermis pada Tumbuhan

Masih merujuk pada Biologi SMA/MA Kelas XI oleh Susilowarno dkk (2007), berikut ini beberapa bentuk modifikasi jaringan epidermis:

1. Stomata (Mulut Daun)

Stomata berfungsi sebagai tempat keluar masuknya gas-gas dalam tumbuhan. Stomata pada tumbuhan akan membuka pada siang hari dan menutup pada malam hari. Stomata biasanya bisa ditemukan pada daun, terutama pada bagian bawah.

2. Trikomata (Rambut-rambut)

Trikomata (bentuk jamak; bentuk tunggal = trikoma) berbentuk seperti rambut yang menonjol ke arah luar. Trikoma dibagi menjadi trikoma glandular dan trikoma non glandular. Trikoma memiliki beberapa fungsi, antara lain adalah:

  • membantu pemencaran pada biji

  • memperluas area penyerapan air dan garam mineral

  • pelindung terhadap gangguan binatang.

3. Spina (Duri)

Spina adalah alat tambahan pada epidermis yang bisa ditemukan pada bagian batang tumbuhan. Spina dikelompokkan menjadi spina palsu (emergensia) dan spina asli. Contoh spina palsu adalah duri pada batang mawar dan contoh spina asli adalah duri pada bunga kertas.

Jadi, fungsi velamen adalah untuk menyimpan air. Selain velamen, masih ada beberapa bentuk jaringan epidermis tumbuhan lainnya. Selamat belajar! (KRIS)