Memahami Velamen dan Bentuk Jaringan Epidermis pada Tumbuhan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dunia ini ada begitu banyak tumbuhan. Tumbuhan memiliki bagian yang disebut sebagai velamen. Velamen adalah salah satu bentuk dari jaringan epidermis. Apa fungsi velamen dan apa saja bentuk jaringan epidermis tumbuhan?
Biasanya jika melihat tumbuhan yang langsung bisa dikenali adalah bagian daun, batang, bunga, atau buah. Namun, tumbuhan memiliki bagian epidermis yang mengalami modifikasi dan berbeda-beda bentuknya. Untuk lebih memahami tentang velamen dan bentuk jaringan epidermis, simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Mengenal Jaringan, Sekumpulan Sel yang Memiliki Bentuk dan Fungsi yang Sama
Pengertian Jaringan Epidermis dan Fungsi Velamen
Dihimpun dari buku Biologi Jilid 2 oleh Aryulina dkk (2010:39), jaringan epidermis adalah jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan, tepatnya pada akar, batang, dan daun. Fungsi jaringan epidermis adalah sebagai pelindung bagian dalam organ tumbuhan.
Jaringan epidermis memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Terdiri dari sel-sel hidup
Bentuknya persegi panjang
Jaringan ini memiliki sel-sel yang rapat dan tidak ada ruang antar sel
Tidak memiliki klorofil
Dinding sel epidermis bagian luar yang berbatasan dengan udara mengalami penebalan, namun bagian dalamnya tetap tipis
Bisa membentuk derivat jaringan epidermis
Jaringan epidermis bisa mengalami modifikasi menjadi beberapa bentuk yang salah satunya adalah velamen. Merujuk pada Biologi SMA/MA Kelas XI oleh Susilowarno dkk (2007:38), fungsi velamen adalah sebagai alat penyimpan air. Velamen adalah lapisan sel mati pada bagian dalam epidermis akar gantung (akar udara) tumbuhan anggrek.
Bentuk Jaringan Epidermis pada Tumbuhan
Masih merujuk pada Biologi SMA/MA Kelas XI oleh Susilowarno dkk (2007), berikut ini beberapa bentuk modifikasi jaringan epidermis:
1. Stomata (Mulut Daun)
Stomata berfungsi sebagai tempat keluar masuknya gas-gas dalam tumbuhan. Stomata pada tumbuhan akan membuka pada siang hari dan menutup pada malam hari. Stomata biasanya bisa ditemukan pada daun, terutama pada bagian bawah.
2. Trikomata (Rambut-rambut)
Trikomata (bentuk jamak; bentuk tunggal = trikoma) berbentuk seperti rambut yang menonjol ke arah luar. Trikoma dibagi menjadi trikoma glandular dan trikoma non glandular. Trikoma memiliki beberapa fungsi, antara lain adalah:
membantu pemencaran pada biji
memperluas area penyerapan air dan garam mineral
pelindung terhadap gangguan binatang.
3. Spina (Duri)
Spina adalah alat tambahan pada epidermis yang bisa ditemukan pada bagian batang tumbuhan. Spina dikelompokkan menjadi spina palsu (emergensia) dan spina asli. Contoh spina palsu adalah duri pada batang mawar dan contoh spina asli adalah duri pada bunga kertas.
Jadi, fungsi velamen adalah untuk menyimpan air. Selain velamen, masih ada beberapa bentuk jaringan epidermis tumbuhan lainnya. Selamat belajar! (KRIS)
