Konten dari Pengguna

Memesona atau Mempesona yang Sesuai dengan Ketentuan Imbuhan Bahasa Indonesia?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Memesona atau Mempesona?    Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Memesona atau Mempesona? Sumber www.unsplash.com

Anda pasti pernah mendapati penulisan kata memesona dan mempesona. Memesona atau mempesona? Simak kata yang sesuai dengan ketentuan imbuhan dalam bahasa Indonesia berikut ini.

Kata dalam bahasa Indonesia pada umumnya terdiri atas kata dasar dan kata jadian. Berdasarkan buku Morfologi: Bentuk, Makna, dan Fungsi yang disusun oleh Zaenal Arifin, Junaiyah (Grasindo), sebuah kata jadian dapat dibentuk dari dua macam kata dasar, antara lain;

  • Kata dasar yang tanpa imbuhan apa pun telah memiliki makna yang independen, atau disebut dasar bebas. Contoh, mandi, marah, bangun, dan sungai.

  • Kata dasar yang maknanya dapat ditentukan setelah mendapat imbuhan, atau disebut dasar terikat. Contoh, sua, temu, dan juang.

Penulisan Memesona atau Mempesona?

Memesona atau Mempesona? Sumber www.unsplash.com

Pesona adalah salah satu kata dasar yang bisa diberi imbuhan. Memesona atau mempesona?

Afiksasi atau pengimbuhan dalam bahasa Indonesia dapat berupa awalan (prefiks), akhiran (sufiks), sisipan (infiks), imbuhan gabung (simulfiks), imbuhan terbelah (konfiks), atau kombinasinya.

Memesona atau Mempesona dalam Bahasa Indonesia? Sumber www.unsplash.com

Pada bentuk Prefiks atau Awalan meng- terdapat beberapa ketentuan sebagai berikut,

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem \a, i, u, e, o, k, h, atau x/, maka bentuknya tetap meng- atau men-. Contoh, mengawali, menghitung, mengubah, mengekor, mengarang.

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem \l, m, n, r, y, w/, maka bentuknya akan menjadi me-. Contoh, melalui, meronta, meyakini, mewariskan.

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem \d, t/, prefiks akan berubah menjadi men-. Contoh, mendengar, menulis.

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem \b, p, f/, prefiks akan berubah menjadi mem-. Contoh membawa, memarkir, memfitnah.

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem \c, j, s/, maka bentuknya akan menjadi men-, atau meny-. Contoh, mencubit, menjadikan, menyapu.

  • Jika prefiks meng- ditambahkan pada kata dasar yang bersuku satu, maka berubah menjadi menge-. Contoh, mengelas, mengerem, mengecat, mengelap.

Memesona atau mempesona? Berdasarkan ketentuan imbuhan bahasa Indonesia diatas, prefiks meng- yang ditambahkan pada kata dasar berawalan fonem \p/ (pesona) akan berubah menjadi mem- atau memesona.(DK)