Konten dari Pengguna

Menengok Bagaimana Proses Berdirinya Kerajaan Mataram

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana proses berdirinya Kerajaan Mataram. Foto: Unsplash/Fuad Najib
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana proses berdirinya Kerajaan Mataram. Foto: Unsplash/Fuad Najib

Saat membahas bagaimana proses berdirinya Kerajaan Mataram, tentunya tak bisa terlepas dari Kerajaan Yogyakarta. Padahal, Kerajaan Mataram sudah ada sejak lama. Bahkan, di masa kejayaannya, Kerajaan Mataram hampir menguasai seluruh wilayah Pulau Jawa.

Lantas, bagaimanakah sejarah berdirinya kerajaan yang satu ini, baik kerajaan Mataram Kuno maupun Mataram Islam?

Proses Berdirinya Kerajaan Mataram Kuno

Ilustrasi bagaimana proses berdirinya Kerajaan Mataram. Foto: Unsplash/Eugenia Clara

Kerajaan Mataram kuno berdiri sejak abad ke-8 oleh Raja Sanjaya di pedalaman Jawa Tengah dengan corak Hindu. Munculnya Kerajaan Mataram kuno ditengarai oleh cerita Parahyangan. Di mana rajanya yang bernama Senna suatu ketika diserang oleh saudaranya yang menghendaki tahtanya.

Raja Senna meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Sementara saudara perempuannya, Sannaha bersama keluarga raja berhasil melarikan diri ke lereng Gunung Merapi. Kemudian, anaknya Sannaha yang bernama Sanjaya mendirikan Kerajaan Mataram.

Kemunduran Kerajaan Mataram kuno ketika pusat kekuasaan dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Selain itu, Pasukan Aji Wurawari dari Lwaram yang merupakan sekutu Sriwijaya melakukan serangan yang tidak bisa dihindari hingga menewaskan Raja Mataram terakhir Dharmawangsa.

Proses Berdirinya Kerajaan Mataram Islam

Ilustrasi Bagaimana Proses Berdirinya Kerajaan Mataram, Foto Unsplash Apryan Widodo

Proses berdirinya Kerajaan Mataram Islam dapat diketahui dari buku Cakrawala Sejarah SMA Kelas XI, Wirdaya (2009), yakni sejarah berdirinya Kerajaan Mataram Islam diawali ketika Ki Ageng Pemanahan membantu Raja Pajang Sultan Hadiwijaya, mengalahkan Arya Penangsang dari Jipang.

Atas jasanya tersebut, Ki Ageng Pemanahan dianugerahi wilayah tanah di hutan Mentaok (sekarang Kotagede, Yogyakarta). Setelah mendapatkan daerah tersebut, Ki Ageng Pamanahan langsung membangun tanah hingga menjadi sebuah desa.

Setelah wafat, peranannya digantikan oleh anaknya yang bernama Danang Sutawijaya atau Raden Ngabehi Loring Pasar. Sutawijaya mulai memberontak pada Pajang yang masih dipimpin oleh Sultan Hadiwijaya.

Pertempuran yang terjadi kemudian antara pihak Pajang dan Mataram berhasil dimenangkan oleh Sutawijaya. Setelah Sultan Hadiwijaya sakit dan akhirnya wafat, Sutawijaya mendirikan Kesultanan Mataram.

Kesultanan Mataram mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645 M). Bahkan, saat masa kepemimpinan Sultan Agung, Kerajaan Mataram sempat beberapa kali melakukan serangan melawan VOC dan menguasai hampir seluruh tanah Jawa.

Akan tetapi di masa pemerintahan berikutnya, Kerajaan Mataram mengalami banyak pergolakan. Puncaknya adalah terjadinya Perjanjiyan Giyanti yang ditandatangani pada tanggal 13 Februari 1755. Dalam kesepakatan tersebut, terbagilah Kerajaan Mataram menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesunanan Surakarta.

Baca Juga: Silsilah Kerajaan Mataram Islam Singkat, dari Pendiri hingga Keturunannya

Itulah sejarah berdirinya Kerajaan Mataram. Walaupun sudah berdiri sejak lama, namun kerajaan ini masih kita bisa lihat dan pemerintahannya masih berlangsung dalam daerah DI Yogyakarta.(MZM)