Mengapa Anonimitas di Internet Sering Berkontribusi pada Cyberbullying?

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Era digital memberikan banyak kemudahan untuk manusia. Akan tetapi juga menciptakan hal negatif, seperti cyberbullying. Penyebabnya beragam, seperti pertanyaan mengapa anonimitas di internet sering berkontribusi pada terjadinya cyberbullying?
Terlebih dengan kemudahan membuat akun media sosial atau gim membuat akun anonim semakin menalar. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dan bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan orang lain.
Penjelasan Mengapa Anonimitas di Internet Sering Berkontribusi Pada Terjadinya Cyberbullying
Dikutip dari laman unicef.org, cyberbullying merupakan bullying atau perundungan dengan menggunakan teknologi digital, seperti media sosial, platform pengirim pesan, gawai, dan ponsel.
Tujuan seseorang melakukan cyberbullying adalah:
Menyebarkan kebohongan tentang seseorang atau memposting foto memalukan tentang seseorang di media sosial.
Mengirim pesan atau ancaman yang menyakitkan melalui platform pengirim pesan, menuliskan kata-kata menyakitkan, atau mengunggah sesuatu yang memalukan/menyakitkan.
Meniru atau mengatasnamakan seseorang (misalnya dengan akun palsu atau masuk melalui akun seseorang) dan mengirim pesan jahat kepada orang lain atas namanya.
Trolling atau pengiriman pesan yang mengancam atau menjengkelkan di jejaring sosial, ruang obrolan, atau game online.
Mengucilkan, mengecualikan, anak-anak dari game online, aktivitas, atau grup pertemanan.
Menyiapkan/membuat situs atau grup tentang seseorang atau dengan tujuan untuk menebar kebencian terhadap seseorang.
Menghasut anak-anak atau remaja lainnya untuk mempermalukan seseorang.
Memberikan suara atau menentang seseorang dalam jajak pendapat yang melecehkan.
Membuat akun palsu, membajak, atau mencuri identitas online untuk mempermalukan seseorang atau menyebabkan masalah dalam menggunakan nama mereka.
Memaksa anak-anak agar mengirimkan gambar sensual atau terlibat dalam percakapan seksual.
Ada beberapa orang yang menyebabkan melakukan cyberbullying, salah satunya adalah membuat akun anonim. Mengapa anonimitas di internet sering berkontribusi pada terjadinya cyberbullying?
Anonimitas atau anonim berasal dari bahasa Yunani anonymos yang artinya tanpa nama. Pada kasus cyberbullying, anonimitas merujuk pada pengguna yang tidak mengungkapkan identitas dirinya atau sulit untuk diketahui.
Hal ini membuat seseorang merasa bebas dari tanggung jawab melakukan hal-hal negatif, termasuk melakukan cyberbullying. Selain itu, anonimitas membuat pelaku tidak takut akan konsekuensi di dunia nyata, baik dampak sosial atau hukum.
Rasa bebas tersebut mendorong pelaku berlaku lebih berani dalam melakukan serangan verbal dan tindakan agresif tanpa takut mendapatkan dampaknya.
Baca Juga: Pengertian Anonim, Dampak, dan Contohnya
Itulah penjelasan tentang mengapa anonimitas di internet sering berkontribusi pada terjadinya cyberbullying. Perlu lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, terutama saat menerima kekerasan verbal dari akun yang tidak dikenal.(MZM)
