Mengapa Gotong Royong dalam Kehidupan Bangsa Indonesia Harus Dipertahankan?

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa alasan mengapa sifat gotong royong dalam kehidupan bangsa Indonesia harus dipertahankan. Salah satunya adalah karena gotong royong mendorong kebersamaan dalam masyarakat.
Gotong royong adalah budaya lokal yang ada dalam masyarakat Indonesia. Selain dalam bentuk tindakan, gotong royong juga dapat berupa sifat yang menjadi idealisme seseorang.
Alasan Mengapa Sifat Gotong Royong dalam Kehidupan Bangsa Indonesia Harus Dipertahankan
Mengutip buku Pembangunan Daerah Berbasis Gotong Royong di Indonesia, Syahrul Mustofa, dkk (2020), pengertian gotong royong adalah kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan tanpa minta pamrih sedikitpun. Sehingga dalam gotong royong masyarakat dapat saling merangkul untuk hal yang positif bagi individu maupun kelompok.
Mengapa sifat gotong royong dalam kehidupan bangsa Indonesia harus dipertahankan? Karena dalam sejarahnya, sudah sejak zaman dahulu dalam kehidupan bangsa Indonesia, masyarakat menjalankan sistem kerja masal "gotong royong" dalam kegiatan-kegiatan pembangunan.
Baik pembangunan untuk sarana umum ataupun pembangunan untuk pribadi. Banyak sekali contoh yang dapat dilihat dan disaksikan sampai sekarang, khususnya di daerah pedesaan. Masyarakat bergotong royong dalam pembangunan balai desa, masjid, irigasi, rumah, pertanian, dan lain sebagainya.
Penggunaan kata gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara mempunyai nilai sejarah tersendiri. Gotong royong menjadi kosa kata favorit yang sering digunakan dalam berbagai kesempatan, pidato, ceramah, pelatihan, rapat RT, sampai dengan ngobrol dengan siapapun.
Kata gotong royong digunakan tidak hanya dalam konteks bidang politik, seperti nama kabinet, tetapi juga dalam berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, budaya, maupun pertahanan dan keamanan. Bahkan kata tersebut juga dapat berupa sebuah sifat.
Gotong royong akan selalu memiliki ciri kerakyatan, sama dengan penggunaan kata, seperti demokrasi, persatuan, keterbukaan, kebersamaan, atau kerakyatan. Kata gotong royong menyatukan masyarakat dari berbagai kelas dan kelompok menjadi satu kesatuan sosial dan komunitas yang dinamis.
Dengan gotong royong, masyarakat di suatu pedesaan saja misalnya, mka segala permasalah individu dapat diselesaikan dengan cara kelompok dan dilakukan dengan cepat.
Berbagai kenyataan tentang gotong royong tersebut, sudah pasti dapat disimpulkan bahwa sifat gotong royong dan penerapannya harus tetap ada dalam kehidupan bangsa. Gotong royong menjadi jalur masyarakat untuk membantu pemerintah mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik.
Baca Juga: Alasan Mengapa Gotong Royong Dapat Dimaknai sebagai Pemberdayaan Masyarakat
Demikian uraian alasan mengapa sifat gotong royong dalam kehidupan bangsa Indonesia harus dipertahankan. Mulailah sifat dan tindakan gotong royong dari diri sendiri dan lingkungan sekitar tempat tinggal. (ARD)
