Mengapa Harus Dilakukan Konservasi Keanekaragaman Hayati? Ini Alasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa harus dilakukan konservasi keanekaragaman hayati? Seperti yang diketahui, Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Salah satu bentuk kekayaan alam tersebut berupa keanekaragaman hayati yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Sumber daya hayati yang hilang atau mengalami kerusakan tentu menjadi problem tersendiri bagi lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat, salah satunya dengan melakukan konservasi.
Alasan Mengapa Harus Dilakukan Konservasi Keanekaragaman Hayati
Mengutip buku Konservasi Sumber Daya Hutan dan Lahan oleh Djoko Marsono, dkk (2015), konservasi adalah manajemen sumber daya alam hayati, seperti hutan, ladang, dan, sejenisnya. Ada beberapa alasan mengapa harus dilakukan konservasi keanekaragaman hayati. Beberapa alasan tersebut di antaranya sebagai berikut:
1. Melindungi Keanekaragaman Hayati
Konservasi bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati agar terhindar dari kepunahan. Jika keanekaragaman hayati tetap lestari, maka generasi di masa depan dapat turut merasakan manfaatnya.
2. Meningkatkan Ketahanan Pangan
Melakukan konservasi secara tepat juga dapat membantu untuk meningkatkan ketahanan pangan. Apalagi, sumber pangan utama manusia berasal dari tumbuhan. Dengan adanya upaya konservasi ini, manusia bisa terhindar dari bencana kelaparan.
3. Tersedianya Sandang dan Papan
Tidak dipungkiri, sandang dan papan manusia bisa tercukupi berkat kekayaan hayati. Jika keanekaragaman hayati terjaga, maka bahan pakaian dan bahan bangunan juga tidak akan mengalami kelangkaan. Hal ini secara tidak langsung turut membantu kemajuan peradaban manusia.
4. Melindungi Bumi dari Perubahan Iklim
Alasan pentingnya konservasi keanekaragaman hayati yang berikutnya adalah melindungi Bumi dari perubahan iklim. Seperti yang diketahui, hutan berkontribusi besar dalam menyerap karbon dioksida. Tidak hanya itu, keanekaragaman hayati tersebut juga membantu meminimalisir efek gas rumah kaca dan pemanasan global.
5. Melindungi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat
Mata pencaharian masyarakat kelas menengah umumnya berasal dari sumber daya hayati. Dengan melakukan konservasi keanekaragaman hayati, maka juga turut melindungi mata pencaharian masyarakat.
Baca juga: 4 Program Pelestarian Lingkungan Hidup dan Tujuan Menerapkannya
Alasan mengapa harus dilakukan konservasi keanekaragaman hayati di atas bisa dijadikan evaluasi dan introspeksi diri bagi masyarakat. Dengan menerapkan konservasi, diharapkan dapat mengembalikan fungsi ekosistem dan tidak terjadi kerusakan lingkungan. (DLA)
