Mengapa Makin Luas Wilayah VOC Berakibat Kemunduran VOC Itu Sendiri?

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di masa perjuangan sebelum kemerdekaan Indonesia, VOC sempat menguasai beberapa luas wilayah Indonesia. Namun hal ini rupanya tak bertahan lama. Bahkan dengan makin luasnya wilayah VOC berakibat kemunduran VOC itu sendiri sebab semakin banyaknya biaya yang dibutuhkan. Tak hanya itu, terdapat sederet penyebab terjadinya kemunduran VOC lainnya yang membuat VOC semakin tumbang bahkan mengalami kebangkrutan besar-besaran.
Alasan Mengapa Makin Luas Wilayah VOC Berakibat Kemunduran VOC Itu Sendiri
Vereenigde Oostindische Compagnie atau lebih dikenal sebagai VOC merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang didirikan pada 20 Maret 1602. VOC juga disebutkan memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. kegiatan monopoli perdagangan di wilayah Hindia Timur yang dilakukan VOC ini bahkan mendapat dukungan dari pemerintah Belanda dengan diberikannya hak-hak istimewa atau hak octrooi.
Hal tersebut rupanya membuat VOC mulai melebarkan daerah kekuasaannya di berbagai wilayah di Nusantara yaitu di Jawa, Madura, Sumatra, hingga ke Maluku. Kegiatan monopoli perdagangan yang dilakukan VOC ini tentu merugikan pihak Indonesia sehingga banyak terjadi perlawanan dan perang antara VOC dengan masyarakat Indonesia. Banyaknya perang perluasan kekuasaan ini rupanya menimbulkan kemunduran bagi VOC.
Pembahasan tentang terjadinya kemunduran VOC ini dipaparkan secara rinci dalam buku berjudul Explore Sejarah Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI yang disusun oleh Dr. Abdurakhman, S.S., M.Hum.; Arif Pradono, S.S., M.I.Kom., Friska Indah Kartika, S.Hum. (2019: 14) yang menyebutkan bahwa setelah VOC menjadi persekutuan dagang kaya dengan pendapatan keuntungan yang besar.
VOC menjelma sebagai persekutuan dagang kaya dengan pendapatan keuntungan yang besar. VOC memiliki lebih dari 150 kapal dagang, 40 kapal perang, 50.000 pekerja, dan angkatan perang dengan 10.000 tentara. Perluasan pengaruh VOC terus dilakukan sampai dengan pertengahan abad ke-18.
Namun di sisi lain, kegiatan yang dilakukan VOC dalam wilayah seluas Nusantara serta jarak yang jauh antara Batavia dalam negeri Belanda juga menimbulkan risiko. Risiko tersebut mulai tampak sejak tahun 1760-an. Kejayaan VOC sebagai persekutuan dagang mulai meredup karena beberapa faktor, diantaranya sebagai berikut:
Keterlibatan VOC dalam berbagai konflik lokal yang mengakibatkan keuntungan dagangnya terkuras untuk perang.
Wilayah kekuasaan VOC yang makin luas membutuhkan biaya pengelolaan yang lebih tinggi.
Korupsi yang merajalela di kalangan para pejabat VOC
Pengelolaan administrasi yang buruk akibat kepengurusan tidak dilakukan oleh orang-orang terbaik di bidangnya.
Dengan mengetahui alasan mengapa makin luasnya wilayah VOC berakibat kemunduran VOC itu sendiri sebab semakin banyaknya biaya yang dibutuhkan untuk perang serta alasan pendukung lainnya dapat Anda ketahui untuk memperluas wawasan Anda tentang sejarah Indonesia. (DAP)
