Mengapa Septic Tank Bisa Meledak? Inilah Penyebab dan Cara Mencegahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa kejadian rumah mengalami kerusakan akibat septic tank meledak. Hal ini menimbulkan rasa penasaran mengapa septic tank bisa meledak.
Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui untuk melakukan pencegahan dini secara tepat. Sehingga dapat terhindar dari peristiwa tersebut.
Penjelasan Mengapa Septic Tank Bisa Meledak
Septic tank merupakan tangki penampung limbah, seperti tinja dan air bekas yang terletak di bawah tanah. Tempat ini berfungsi untuk mencegah pencemaran lingkungan dan membantu sanitasi di daerah tanpa akses ke saluran pembuangan terpusat.
Dikutip dari laman Badan Standardisasi Nasional, bsn.go.id, septic tank bisa meledak akibat terkumpulnya gas-gas seperti seperti, karbondioksida, hidrogen sulfida, amoniak, terutama gas metana yang memiliki sifat mudah meledak.
Gas metana merupakan senyawa hidrokarbon fraksi ringan yang mempunyai karakteristik mudah terbakar. Inilah yang menyebabkan gas ini digunakan untuk pembuatan Liquid Natural Gas (LNG).
Namun, jika gas metana terjebak dalam kurun waktu lama dan sudah memenuhi volume septic tank sampai titik kritis, maka dapat memicu ledakan, terutama ketika dipicu api.
Ciri-ciri Septic Tank Penuh
Terdapat beberapa ciri-ciri untuk mengenali septic tank sudah penuh yakni:
Adanya retakan hingga gelembung di sekitaran septic tank
Saluran pembuang air rumah terhambat
Tercium bau busuk
Terdapat suara gemericik dari pipa yang terhubung ke septic tank, terutama saat dialiri dengan air.
Saluran pembuangan toilet yang lambat
Banyak serangga di sekitaran septic tank
Cara Mencegah Septic Tank Meledak
Untuk mencegah insiden meledaknya septic tank, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti:
1. Lakukan Pemeriksaan Berkala
Septic tank perlu diperiksa secara berkala. Selain itu, septic tank juga harus dilakukan pengurasan minimal 3-5 tahun sekali tergantung ukuran dan jumlah pengguna.
2. Pastikan Ventilasi Lancar
Ventilasi atau lubang di septic tank berfungsi untuk mengeluarkan udara yang ada di dalamnya dengan lancar. Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa ventilasi tersebut agar berfungsi dengan baik.
3. Hindari Penggunaan Bahan Kimia
Meskipun dianjurkan melakukan pemeriksaan dan pembersihan secara rutin, namun perlu untuk menghindari bahan-bahan kimia. Sebab, bahan tersebut bisa memicu senyawa-senyawa dan mengganggu keseimbangan mikroorganisme di dalam septic tank.
4. Buat Septic Tank Sesuai Standar
Pemerintah Indonesia lewat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 dan SNI 2398:2017 telah memberlakukan standar pembuatan septic tank, yaitu:
Bentuk segi empat dengan panjang x lebar 2:1 sampai 3:1
Lebar minimal 0,75 meter
Panjang minimal 1,5 meter
Tinggi minimal 1,5 meter
Ambang batas 0,3 meter
Jarak ideal antara sumur resapan dengan sumur air bersih minimal 10 meter. Sedangkan jarak dengan bangunan minimal 1,5 meter dan jarak dengan sumur resapan air hujan 5 meter.
Baca Juga: Biaya Sedot WC 2025 di Berbagai Daerah
Demikian informasi tentang mengapa septic tank bisa meledak. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan tentang sistem pembuangan dan cara merawatnya. Dengan begitu dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan dan membahayakan banyak orang.(MZM)
