Mengapa Wayang Ditetapkan sebagai Mahakarya Dunia? Ini Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa wayang ditetapkan sebagai mahakarya dunia? Wayang adalah salah satu budaya Indonesia yang sudah melekat dari jaman dahulu hingga saat ini. Wayang dimainkan oleh seorang dalang sebagai pemegang kendali jalannya cerita. Di kancah Internasional wayang merupakan warisan budaya yang tidak boleh pudar karena perkembangan jaman.
Dikutip dari buku WAYANG The Real Adiluhung (Menyibak Filosofi Jagad Pakeliran) karya Ki Sigit Sapto Nugroho (2021: 96), Wayang adalah bahasa lambang dari dan kehidupan manusia di dunia, sedangkan manusia adalah makhluk yang paling ajaib dan paling penuh dengan misteri. Banyak keajaiban di dunia ini, tetapi tidak satupun yang lebih ajaib dari manusia. Di sinilah wayang tampil dengan gayanya yang cukup menakjubkan dan rapi serta memumpunyai nilai estetik yang cukup tinggi.
Semua yang ada pada wayang adalah lambang baik yang sifatnya lahir yang meliputi bentuk dan warna hiasan maupun batin yang meliputi nilai-nilai filsafat dan karakteristiknya melalui wejangan, pitutur, dna petuah-petuah tentang kehidupan. Sekarang ini wayang merupakan suatu lambang atau dimbol dari kehidupan bahkan ada yang menyebut sebagai ensiklopedi hidup.
Konsepsi hidup dan penghidupan manusia diperlambangkan dalam jagad pakeliran pertunjukan wayang, hakekat hidup manusia secara riil dipertontonkan dalam kehidupan pewayangan. Begitu juga peglaran wayang, dimulai dari pendapa kosong, kelir putih kosong, ettapi ditengah-tengahnya ada kayon, kayun (kehendak), hayat, dan hidup. Lalu ada lakon kemudian diakhiri dengan tancap kayon (akhir hidup).
Inilah jawaban mengapa wayang ditetapkan sebagai mahakarya dunia.
Alasan Wayang Ditetapkan sebagai Mahakarya Dunia
Salah satu alasan mengapa wayang ditetapkan sebagai mahakarya dunia adalah karena wayang itu pertunjukan bayangan boneka warisan asli dari budaya Indonesia yang namanya sudah tersohor hingga seluruh dunia. Oleh karena itu UNESCO menetapkan wayang sebagai warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia.
Wayang adalah bahasa lambang, tapi bukan berarti dalang adalah lambang dari Tuhan. Karena bagaimanapun kuasanya sang dalam memainkan wayang, ettap masih sangat dibatasi oleh wayangnya itu sendiri, juga oleh lakon sedang dimainkan sedangkan Tuhan maha tak terbatas. Dalang dalam wayang ia tidak berhak menentukan lakon ia hanya di-tanggap untuk menggambarkan salah satu lakon, di sini ang berhak menentukan lakon adalah yang me-nanggap ayang atau orang yang punya hajar mempergelarkan wayang.
Nah itulah alasan mengapa wayang ditetapkan sebagai karya seni dunia. Karena wayang adalah budaya asli Indonesia yang sudah sangat tersohor atau terkenal di kancah internasional atau dunia. Wayang adalah mahakarya seni yang tidak ternilai harganya.(Umi)
