Mengenal Aksara Jawa Pasangan dan Penggunaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksara jawa adalah salah satu warisan kebudayaan yang wajib dijaga dan dilestarikan, ada banyak unsur yang terdapat di dalamnya, salah satu unsurnya adalah aksara jawa pasangan. Huruf yang terdiri dari ha, na, ca, ra, ka, dan seterusnya merupakan bentuk dasar dari aksara Jawa. Selain bentuk dasar tersebut, dalam aksara Jawa juga terdapat sandhangan, pasangan, aksara rekan, dan angka Jawa.
Aksara jawa pasangan biasanya digunakan pada akhir sebuah kat dalam bahasa jawa. Dalam penulisannya, aksara jawa pasangan ini memiliki simbolnya sendiri.
Aksara Jawa adalah salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Walaupun aksara jawa tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, namun mengenal dan mempelajarinya adalah sebuah upaya kita untuk menghidupkan bahasa jawa dan juga nguri-nguri budaya.
Aksara Jawa Pasangan
Aksara Jawa (aksara carakan atau nglegena) terdiri dari 20 huruf yaitu ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga.
Pada sejarah awal munculnya aksara jawa, dipercaya bahwa huruf-hurufnya berkisah pada dua orang punggawa yang mati saat bertarung memperebutkan pusaka milik Ajisaka, pemuda berani yang mengalahkan raja Dewatacengkar dari kerajaan Medhangkamulan.
Ha Na Ca Ra Ka yang berarti ada dua orang utusan (membentuk kata carakan).
Da Ta Sa Wa La yang berarti saling bertempur mempertahankan amanah.
Pa Dha Ja Ya Nya yang artinya karena sama tingkat kesaktiannya.
Ma Ga Ba Ta Nga yang artinya maka keduanya mati dan kemudian menjadi bathang atau bangkai yang diartikan sebagai mayat.
Aksara jawa pasangan adalah bentuk aksara jawa khusus yang berfungsi untuk mematikan atau menghilangkan vokal yang berada sebelumnya dari aksara tersebut. Aksara jawa pasangan juga digunakan untuk menuliskan suku kata yang tidak memiliki vokal di dalamnya.
Contoh Penggunaan Kalimat Aksara Jawa Pasangan
Melansir dari buku Cepat Terampil Membaca Aksara Jawa, Eko Gunawan, 2018, contoh kalimat yang menggunakan pasangan aksara jawa sebagai berikut:
Kalimat “mangan sega” yang artinya makan nasi kemudian agar tidak dibaca “mangansega” maka perlu menghilangkan na.
Cara menghilangkannya adalah memberi pasangan Aksara Jawa pada hurus “se”. Maka dengan begitu kalimat akan terbaca “mangan sega”.
Itu tadi penjelasan mengenai aksara jawa pasangan dalam materi pelajaran bahasa jawa. Semoga bermanfaat. (DNR)
