Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Flamingo Era, Fase Perjuangan Wanita menjadi Ibu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Flamingo Era, Foto: Unsplash/Pierre Aden.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Flamingo Era, Foto: Unsplash/Pierre Aden.

Istilah flamingo era kembali viral di media sosial. Banyak orang yang bertanya mengenai apa itu flamingo era? Flamingo adalah burung berwarna pink yang dikenal dengan tampilan elegan dan unik.

Flamingo juga sering dianggap simbol keindahan dan keanggunan. Namun, keindahan flamingo ini dapat hilang ketika membesarkan anaknya. Warna pink yang indah akan memudar menjadi putih bahkan abu-abu karena intens menyusui anaknya.

Mengenal Apa Itu Flamingo Era

Ilustrasi Apa Itu Flamingo Era, Foto: Unsplash/Gina Picchi.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Dunia Satwa: Jenis-jenis Hewan Omnivora Seri I karya Panuwun Budi (2024: 8), flamingo adalah spesies burung berkaki panjang yang hidup berkelompok.

Flamingo merupakan salah satu dari enam jenis burung yang memiliki tubuh tinggi, warna merah muda, serta paruh tebal yang melengkung ke bawah.

Keindahan warna yang menawan ini dapat memudar karena intens menyusui anaknya. Perubahan ini dikaitkan dengan flamingo era. Jadi, apa itu flamingo era?

Flamingo era merupakan istilah yang menggambarkan fase dalam hidup seseorang, khususnya wanita, ketika ia merasa dirinya mulai kehilangan sebagian dari identitas, pesona, atau "warna" dirinya karena menjalani peran yang intens, seperti menjadi seorang ibu, istri, atau pekerja.

Istilah ini terinspirasi dari burung flamingo betina yang warna pinknya dapat memudar karena energi dan nutrisi tubuhnya banyak terserap saat menyusui anaknya.

Flamingo era menjadi metafora untuk kondisi ketika seseorang merasa lelah secara emosional maupun fisik, merasa tidak sebercahaya dulu, tetapi di saat yang sama sedang menjalani peran mulia yang seringkali tak terlihat.

Hewan flamingo yang juga kehilangan jati dirinya karena membesarkan anak. Namun, mereka menemukan dirinya kembali ketika sang anak mulai mandiri. Wanita juga dapat menemukan kembali jati diri, semangat, dan pesona yang sempat redup.

Flamingo era bukanlah akhir, melainkan transisi sebuah masa untuk berkorban, namun juga waktu yang membuka ruang bagi kebangkitan dan rediscovery atas diri sendiri.

Fase ini mengajarkan bahwa kehilangan sementara atas "warna diri" bukan berarti hilangnya nilai dan makna hidup. Justru dari proses itulah tumbuh kekuatan baru, perspektif yang lebih dalam, dan penghargaan atas diri yang lebih utuh.

Baca Juga: Apa Itu Karbit sebagai Senyawa Kimia? Ini Penjelasannya

Dapat disimpulkan bahwa apa itu flamingo era? Flamingo era adalah fase di mana seorang wanita menjadi ibu. (Umi)