Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Green Campus beserta Cara Penerapannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu green campus. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu green campus. Sumber: pexels.com

Green campus adalah istilah yang akhir-akhir ini sering terdengar di berbagai platform online. Namun, sebenarnya apa itu green campus?

Masyarakat awam mungkin masih merasa asing dengan istilah tersebut. Namun, tidak dengan mahasiswa maupun warga kampus. Khususnya bagi kampus yang sudah menerapkan konsep ini.

Apa Itu Green Campus dan Bagaimana Cara Penerapannya?

Ilustrasi apa itu green campus. Sumber: pexels.com

Jadi, apa itu green campus? Pengertian green campus dalam konteks pelestarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan pepohonan yang hijau, kampus yang dipenuhi cat hijau, ataupun jaket almamater kampus yang berwarna hijau.

Jadi, konsep ini merujuk pada sejauh mana warga kampus dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan kampus secara efektif dan efisien. Misalnya, seperti pemanfaatan kertas, alat tulis menulis, dan lainnya.

Mengutip dari buku Menelusur Jejak Implementasi Konsep Bangunan Hijau dan , Sentagi Sesotya Utami, Randy Frans Fela, dan Ressy Jaya Yanti (2018:112), program green campus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat kampus sebagai kumpulan masyarakat ilmiah untuk turut serta berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam mengurangi pemanasan global.

Sebenarnya, penerapan green campus di Indonesia masih relatif baru dan dalam tahap pengembangan. Oleh karena itulah, belum banyak kampus yang menerapkan konsep ini.

Adapun salah satu kampus di Indonesia yang sudah menerapkannya adalah Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Kampus ini membuat program pembelajaran dan penelitian berupa pengembangan green house, urban farming, hingga pengelolaan hasil yang diperoleh dari green house menjadi produk siap dipasarkan dengan packaging dan brand yang berkualitas.

Dalam hal ini, UISI membuka kesempatan kolaborasi mahasiswa antar jurusan. Selain itu, pemasaran produk juga bisa dilakukan melalui kolaborasi dengan seluruh mahasiswa UISI dari berbagai departemen.

Tak hanya di bidang pengolahan produk pangan, UISI juga mengelola pupuk kompos dan sampah organik. Bahkan minyak atsiri dari daun jeruk dan serai yang melimpah di sekitaran kampus juga mewnjadi bagian dari bahan yang diteliti dan diproduksi.

Baca Juga: Apa Tantangan Umum dalam Implementasi Kampus Berdampak? Inilah Jawabannya

Jadi, itulah penjelasan mengenai apa itu green campus yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat. (Anne)