Mengenal Apa Itu Teks Wacana beserta Ciri dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia, terdapat berbagai jenis teks yang menarik untuk dipelajari lebih dalam. Salah satunya adalah teks wacana yang kerap ditemukan dalam berbagai bahan bacaan. Meski begitu, ternyata masih banyak orang yang belum tahu apa itu teks wacana.
Hal ini bisa disebabkan karena orang tersebut belum mengenal ciri-ciri dari jenis teks ini atau bahkan kesulitan dalam membedakan antara teks wacana dengan jenis teks lainnya. Padahal dengan memahami definisi dan ciri-cirinya, seseorang bisa dengan mudah mengenali teks ini.
Apa Itu Teks Wacana Lengkap dengan Ciri dan Contohnya
Mengutip dari buku Kekerasan Simbolik dalam Wacana Interaksi Kelas, Ardianto dan Agustini Buchari (2022:40), menurut Fairclough, wacana adalah penggunaan bahasa dilihat sebagai bentuk praktik sosial. Sedangkan analisis wacana adalah analisis bagaimana teks bekerja dalam praktik sosiokultural.
Adapun ciri-ciri teks wacana antara lain sebagai berikut.
Merupakan satuan gramatikal
Satuan terbesar, tertinggi, atau terlengkap
Memiliki hubungan proposisi
Cara penyampaian bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan
Membahas topik atau hal tertentu
Memiliki hubungan kontinuitas
Memiliki hubungan kohensi dan koherensi
Agar lebih mudah dalam memahami jenis teks ini, berikut adalah contoh teks wacana berjudul ‘Liburan yang Berkesan’ yang bisa disimak.
Pada hari Minggu, tanggal 17 April 2022, aku dan teman-temanku pergi ke Pantai Popoh Tulungagung dengan menaiki motor.
Kami berangkat dari kosku pukul 08.30 dan sampai di lokasi tujuan pada pukul 09.30. Perjalanan ini kami lalui dengan santai karena lalu lintas jalan yang cukup padat.
Keselamatan adalah prioritas, sehingga kami berkendara dengan hati-hati. Sesampainya di sana, kami langsung membayar tiket masuk dan memarkirkan motor di lokasi yang strategis.
Setelah itu, kami meluncur ke pantai dan melepas sepatu. Beruntungnya, cuaca hari ini tidak terlalu panas, namun cukup hangat untuk aktivitas berjemur.
Tidak berselang lama, aku berlari ke laut untuk merasakan dinginnya air tersebut. Teman-teman juga tidak ingin ketinggalan dan langsung menyusulku bermain air.
Mendekati tengah hari, rasa panas semakin terasa, apalagi jika berada di kawasan dekat pantai. Aku dan teman-temanku memilih untuk makan di salah satu warung di bagian atas.
Bukan hanya menjual makanan dan minuman, kedai yang kami kunjungi rupanya juga menjual aneka aksesoris dan oleh-oleh. Liburan kali ini sangat berkesan karena kami dapat menikmati alam bebas.
Baca Juga: Pengertian Teks Prosedur, Jenis-jenis, dan Struktur
Semoga dengan adanya penjelasan di atas, kini seseorang bisa memahami apa itu teks wacana lengkap dengan ciri dan contohnya. (Anne)
