Konten dari Pengguna

Mengenal Arti Hak Anak Sulung dalam Alkitab

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti hak anak sulung dalam Alkitab. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Arti hak anak sulung dalam Alkitab. Sumber: pexels.com

Dalam ajaran Nasrani, terdapat istilah anak sulung yang menarik dikaji lebih lanjut menurut sudut pandang Alkitab. Oleh karena itulah, tak heran jika banyak umat Nasrani yang kerap mencari informasi seputar arti hak anak sulung dalam Alkitab.

Hal ini tidak terlepas dari banyaknya ayat Alkitab yang membahas hak anak sulung tersebut. Dari sini bisa terlihat bahwa anak sulung memiliki kedudukan yang tinggi dan penting dalam Alkitab.

Arti Hak Anak Sulung dalam Alkitab

Arti hak anak sulung dalam Alkitab. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Pedoman Penafsiran Alkitab Kitab Ulangan, Robert G. Bratcher, Howard A. Hatton, Sembiring Bryan D. Hinton (2020:498), arti hak anak sulung dalam Alkitab adalah hak kesulungan adalah hak waris kepunyaan putra sulung.

Selain itu, hak ini juga bisa dipahami sebagai suatu atau semua hak atau warisan yang diteruskan kepada seseorang saat dia lahir ke dalam sebuah keluarga dan budaya. Di dalam Alkitab sendiri telah disebutkan bahwa anak sulung akan mendapat warisan sebanyak dua bagian dari segala harta milik.

Hal ini terjadi karena dialah kegagahannya yang pertama-tama sehingga mempunyai hak kesulungan tersebut. Bukan cuma itu saja, dalam makna umum, hak anak sulung termasuk semua hak atau pewarisan yang dipindahkan kepada seseorang jika dia dilahirkan ke dalam sebuah keluarga dan budaya.

Bicara soal hak anak sulung, berikut adalah salah satu ayat dalam Alkitab yang bisa menjadi pedoman.

Perbuatan Esau telah menjadi peringatan bagi kita. Janganlah kita meremehkan hak kesulungan kita. Warisan yang kelak akan kita terima jauh lebih tinggi nilainya daripada warisan yang seharusnya diterima Esau. Warisan Esau adalah harta dunia yang bersifat fana, sedangkan warisan kita adalah keselamatan dan kehidupan kekal di surga. Jangan sekali-sekali menukar atau menjualnya untuk apapun, apalagi untuk hal-hal yang dapat binasa. Jangan sampai kita meraung-raung dan menyesal seperti Esau. Ingatlah, Iblis selalu mengintai dan mencari kelemahan kita. Dia berusaha untuk merampas hak kesulungan kita. Dia menawarkan kenikmatan dunia sebagai gantinya. Jika lengah, kita akan terpedaya dan masuk ke dalam jeratnya. Ketika hal itu terjadi, menyesal pun sudah tidak berguna. Inilah nasihat yang diberikan Rasul Paulus kepada kita: “Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.” (2Kor 6:1)

Baca Juga: Ulasan Lengkap Pengertian Damai Sejahtera Menurut Alkitab

Semoga informasi mengenai arti hak anak sulung dalam Alkitab di atas dapat bermanfaat, ya. (Anne)