Konten dari Pengguna

Mengenal Bagaimana Pembagian Wilayah menurut Konsep Wilayah dalam Ilmu Geografi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah. Sumber: pexels.com

Wilayah merupakan salah satu variabel yang tidak terlepas dari ilmu geografi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui materi tentang wilayah saat belajar ilmu ini. Lantas, bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah?

Pada dasarnya, dalam ilmu geografi, wilayah terbagi menjadi dua. Keduanya memiliki penjelasan berbeda, sehingga perlu dipahami dengan baik.

Bagaimana Pembagian Wilayah Menurut Konsep Wilayah?

Ilustrasi bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah. Sumber: pexels.com

Jadi, bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah? Berikut adalah penjelasan lengkapnya mengutip dari buku Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Ernan Rustiadi (2018:27).

1. Wilayah Formal

Wilayah formal dapat diartikan sebagai wilayah yang mempunyai ciri berdasarkan pada keseragaman atau homogentias tertentu. Oleh karena itulah, wilayah formal juga sering disebut sebagai wilayah seragam.

Homogenitas dari suatu wilayah juga dapat dilihat dari kriteria fisik atau alam maupun kriteria sosial budaya. Contohnya, wilayah yang dilihat dari kriteria fisik atau alam antara lain adanya kesamaan topografi, jenis batuan, iklim, dan vegetasi.

Contoh lainnya adalah pegunungan kapur atau kars, wilayah dengan iklim dingin, serta wilayah vegetasi mangrove. Sementara contoh wilayah formal dilihat dari kriteria sosial budaya adalah wilayah suku Batak, wilayah industri tekstil, serta wilayah pertanian sawah basah.

2. Wilayah Fungsional

Wilayah fungsional adalah wilayah yang mempunyai ciri dari adanya kegiatan yang akan saling berhubungan antara beberapa pusat kegiatan secara fungsional.

Contohnya, seperti di wilayah jabodetabek yang secara fisik memiliki perbedaan, tetapi secara fungsional memiliki hubungan untuk memenuhi kebutuhan hidup dari setiap wilayah tersebut.

Jadi, bisa dipahami bahwa wilayah fungsional merupakan suatu wilayah yang bisa memperlihatkan adanya suatu kekompakan fungsional. Di mana kekompakan tersebut akan ada ketergantungan dalam kriteria tertentu.

Selain itu, wilayah fungsional juga bisa dipahami sebagai wilayah nial atau wilayah polarisasi yang terdiri dari unit-unit dengan heterogenitas kota besar, kota kecil, dengan desa secara fungsional yang saling tergantung.

Baca Juga: Pengetahuan Manusia tentang Bumi pada Masa Geografi Klasik dan Penjelasannya

Itu dia penjelasan singkat mengenai bagaimana pembagian wilayah menurut konsep wilayah dalam ilmu geografi yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Semoga bermanfaat. (Anne)