Mengenal Berbagai Kesenian yang Menjadi Ciri Suku Sunda

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesenian yang menjadi ciri suku Sunda itu sangat banyak. Salah satu kesenian yang sudah terkenal hingga manca negara adalah seni musik angklung. Selain angklung, suku Sunda masih memiliki seni tari, seni pertunjukan dan sebagainya yang menarik untuk digali.
Suku Sunda dikenal sebagai masyarakat yang bersikap dan bertutur kata halus. Namun kesenian Sunda menunjukkan beragam ekspresi. Contoh kesenian Sunda yang dinamis adalah sisingaan dan tari Jaipongan.
Pengertian Kesenian yang Menjadi Ciri Suku Sunda
Kesenian tradisional merupakan refleksi masyarakat setempat yang meliputi cara hidup, falsafah hidup, kepercayaan, mitos dan sebagainya.
Dikutip dari laman www.kebudayaan.upi.edu, ciri masyarakat Sunda ada 3, yaitu:
Silih asih, yaitu cinta kasih terhadap sesame manusia.
Silih asah, yaitu saling memperbaiki diri.
Silih asuh, yaitu saling melindungi, menjaga dan memberi perhatian.
Ciri-ciri masyarakat Sunda tersebut mempengaruhi ciri kesenian suku Sunda. Walaupun banyak gerakan dinamis di beberapa pertunjukan tapi tidak meledak-ledak.
Baca juga: Contoh Artikel Bahasa Sunda tentang Kesenian
Ragam Kesenian yang Menjadi Ciri Suku Sunda
Dari data keberagaman jenis kesenian Sunda yang ada di Bandung pada tahun 2021 di laman www.bandungbergerak.id, jenis-jenis kesenian Sunda antara lain: kacapian, suling, celempungan, angklung, calung, karinding, tembang Sunda, bejang, pencek silat, seni tari, seni musik dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa contoh untuk lebih mengenal kesenian yang menjadi ciri suku Sunda:
Seni Tari:
Tari Jaipongan, yaitu tari rakyat yang merupakan perpaduan ketuk tilu dan pencak silat.
Tari Ketuk Tilu, yang merupakan cikal bakal tari Jaipongan.
Tari Topeng, yang berpusat di Cirebon.
Seni Musik
Angklung, yaitu alat music dari bamboo yang sudah terkenal hingga diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Tokoh angklung yang sangat dihormati adalah Daeng Soetigna.
Kacapi, yaitu alat musik yang bersuara sendu dan sering digunakan bersama seruling untuk menggambarkan alam Sunda yang sejuk dan asri.
Degung, yaitu seni musik yang diperkenalkan H.J. Osting dari Belanda. Degung berasal dari kata De Gong, yang artinya gamelan.
Seni Pertunjukan:
Sisingaan, yang berasal dari Subang dan sering ditampilkan untuk acara khitanan.
Ulin Barong, yang wujudnya mirip barongsai. Ditampilkan untuk memeriahkan berbagai acara.
Wayang golek, yaitu pertunjukan wayang dari kayu dengan pengantar bahasa Sunda.
Mengenal kesenian yang menjadi ciri suku Sunda berarti mengenal Indonesia lebih baik lagi. Menghargai semua kesenian yang ada di tiap-tiap suku di Indonesia akan memperkuat persatuan bangsa. (LUS)
