Konten dari Pengguna

Mengenal Cara Pembagian Bersusun untuk Siswa SD

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilsutrasi cara pembagian bersusun. Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev
zoom-in-whitePerbesar
Ilsutrasi cara pembagian bersusun. Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev

Pembagian merupakan salah satu operasi hitung cepat Matematika yang wajib dikuasai oleh semua orang. Salah satu cara untuk mengerjakan operasi hitung ini adalah dengan menggunakan cara pembagian bersusun.

Cara pembagian seperti ini biasa diajarkan pada murid Sekolah Dasar. Tujuannya adalah untuk mempermudah mereka dalam melakukan perhitungan.

Cara Pembagian Bersusun yang Praktis dan Mudah

Ilustrasi cara pembagian bersusun. Sumber: Unsplash/Antoine Dautry

Salah satu metode operasi hitung pembagian Matematika adalah menggunakan teknik pembagian bersusun. Dalam bahasa Jawa, teknik ini dikenal dengan istilah porogapit.

Dikutip dari buku Mahir Dalam Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian dan Pembagian, Pani Suswari (2019: 80), porogapit atau pembagian bersusun merupakan metode untuk membagi sebuah bilangan dengan menggunakan garis pengapit.

Pada dasarnya pembagian bersusun adalah pembagian dengan garis bantu yang mengapit pembagi (divisor) dan angka yang dibagi (dividen). Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan.

  1. Buat gambar pembagian bersusun dengan garis pengapit (porogapit) dan tulis angka pembagian pada porogapitnya. Bilangan yang dibagi di sisi kanan, di bawah lambang pembagi dan bilangan yang membagi di sisi kiri lambang pembagi.

  2. Bagi angka pertama dengan bilangan di kiri. Tentukan berapa kali pembagi bisa dikalikan menjadi angka pertama bilangan yang dibagi tanpa melebihinya. Lalu hasil baginya diletakkan di sebelah atas. Angka boleh lebih banyak tapi tidak boleh kurang.

  3. Jika jawaban untuk langkah yang pertama adalah 0, gunakan angka di sebelah angka pertama. Jika pembagi memiliki lebih dari dua angka, maka kamu perlu menggunakan angka di sebelahnya lagi, misalnya angka ke tiga atau bahkan angka ke empat dari bilangan yang dibagi untuk mendapatkan jawabannya.

  4. Kemudian letakkan angka yang telah diperoleh dari hasil pembagian sebagai angka pertama di bagian atas lambang atau simbol pembagi.

Baca juga: 6 Soal Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 1 dan Kunci Jawaban untuk Latihan

Demikianlah cara pembagian bersusun. Cara ini akan lebih mudah dipelajari jika langsung dengan praktiknya dan tidak hanya dalam bentuk kata-kata. (ELZ)