Konten dari Pengguna

Mengenal Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya. Foto: dok. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya. Foto: dok. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Enam kitab hadis dan penyusunnya menjadi pengetahuan yang menarik untuk diketahui bagi umat muslim. Pasalnya, baik sadar maupun tidak sadar, ada banyak sekali kutipan hadis yang ditemukan dalam keseharian yang tercantum dalam salah satu enam kitab hadis.

Salah satu dari enam kitab hadis yang paling banyak ditemukan adalah hadis riwayat Bukhori yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori. Selain itu, masih ada beberapa kitab hadis lainnya yang juga digunakan sebagai pendoman hukum bagi umat muslim.

Mengenal Hadist

Ilustrasi Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya. Foto: dok. Unsplash/Syed Hussaini

Menurut Ahmad Izzan dan Saehudin dalam bukunya yang berjudul Hadis Pendidikan, Konsep Pendidikan Berbasis Hadis (2016), hadis merupakan sabda, perbuatan, maupun pernyataan dari Nabi Muhammad Saw. yang berkaitan dengan hukum.

Kedudukan hadis dalam tatanan sumber hukum Islam adalah sebagai sumber hukum kedua setelah kitab suci Alquran. Hadis-hadis tersebut saat ini sudah dikodifikasikan menjadi enam kitab hadis.

Mengutip buku berjudul Hukum Islam: Sejarah, Perkembangan, dan Implementasinya di Indonesia, Panji Adam (2020: 86), pada abad ke-3 Hijriah, pengkodifikasian hadis mulai mengalami kemajuan sehingga masa ini dikenal dengan sebutan azha ‘ushur as-sunnah al-nabawiyah atau masa keemasan sunnah.

Pada masa tersebut kegiatan rihlah untuk mencari sunnah serta pembukuannya mencapai keberhasilan. Hal ini dibuktikan dengan hampir seluruh hadis yang berhasil dibukukan.

Tak hanya itu, para ulama juga dapat memisahkan mana hadist dari Nabi dan perkataan sahabat serta dapat mengklasifikasi antara hadis shahih dan dhaif (lemah).

Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya dalam Islam

Ilustrasi Enam Kitab Hadis dan Penyusunnya, Sumber: Unsplash/Madrosah Sunnah

Setelah proses di atas selesai, lahirlah kutubus sittah atau enam kitab hadis. Kutubus sittah adalah penyatuan dua kitab sahih dan empat kitab sunan. Berikut ini adalah enam kitab hadis dan penyusunnya.

  1. Al- Jami ash-Shahih li Al-Bukhari (194-256 H) disusun oleh Imam Al-Bukhari atau Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Bukhari.

  2. Al-Jami' ash-Shahih li Muslim (204-261 H) disusun oleh Imam Muslim atau Abu Al-Husain Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairu An Nisaburi. (Kitab Al- Jami ash-Shahih li Al-Bukhari dan Al-Jami' ash-Shahih li Muslim disebut al-shahihain, al-syaikhain, atau muttafaq ‘alaih)

  3. Sunan An-Nasa'i (251-303 H) disusun oleh An-Nasa’i atau Ahmad bin Syu’aib bin Ali bin Bahr bin Sinan

  4. Sunan Abu Dawud (202-276 H) disusun oleh Abu Dawud atau Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy’as bin Ishaq bin Basyir bin Syidad bin Amr bin Amran bin Al-Azdi As Sijistani

  5. Al-Jami' Imam At-Tirmidzi (209 - 269 H) disusun oleh At-Tirmidzi atau Abu Isa bin Saurah bin Musa bin Dahhat As-Sulami Al-Bugi’ At-Tirmizi

  6. Sunan Ibnu Majah (209-276 H) disusun oleh Ibnu Majah atau Abu Abdillah Muhammad bin Yazid Ar-Raba’i Al-Qazwini.

Baca juga: Posisi Hadis terhadap Al-Qur'an beserta Contohnya

Sekian pembahasan mengenai enam kitab hadis dan penyusunnya yang penting untuk diketahui bagi umat Islam. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan tentang ilmu agama khususnya terkait hadis. (DAP)