Konten dari Pengguna

Mengenal Habis Gelap Terbitlah Terang yang Disusun RA. Kartini

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Habis Gelap Terbitlah Terang. Foto: dok. Unsplash/Aaron Burden
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Habis Gelap Terbitlah Terang. Foto: dok. Unsplash/Aaron Burden

Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan salah satu buku yang disusun dari kumpulan surat yang dikirimkan RA Kartini kepada sahabat penanya yang ada di Belanda. Dalam buku tersebut, Kartini menuangkan pemikiran-pemikiran yang dimilikinya.

Penyusunan buku Habis Gelap Terbitlah Terang tak luput dari peran serta sahabat-sahabat pena Kartini semasa hidupnya. Bahkan buku ini mulanya diterbitkan dalam bahasa Belanda, lalu dialihbahasakan dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia.

Mengenal Habis Gelap Terbitlah Terang dan Isi Pemikiran RA Kartini

Ilustrasi Habis Gelap Terbitlah Terang. Foto: dok. Unsplash/Clay Banks

Door Duisternis tot Licht yang berarti Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan buku yang berisi surat-surat yang dikirimkan oleh Kartini kepada Abendanon, yang merupakan teman sekaligus sahabat karib Kartini. Surat-surat tersebut berisi tentang pemikiran Kartini mengenai pendidikan bagi kaum perempuan.

Dalam buku berjudul Pahlawan Indonesia (2007:109), dijelaskan bahwa RA Kartini mengalami beberapa keterbatasan untuk memperoleh pendidikan karena tuntutan adat. Kekecewaannya membuat Kartini tak tinggal diam. Beliau mengungkapkan kekecewaannya tersebut kepada sahabatnya, Jacques H. Abendanon.

Surat-surat tersebut dibukukan menjadi sebuah buku berjudul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Cahaya" atau yang juga biasa dikenal dengan Habis Terang Terbitlah Terang.

Mengutip buku Sastra & Pendidikan: Sehimpun Esai Koran - Jejak Pustaka, Firima Zona Tanjung dan Inung Setyami (2021: 59), buku Habis Gelap Terbitlah Terang mulanya berbahasa Belanda. Namun, pada tahun 1922 dan 1939, buku yang disusun dari kumpulan surat Kartini tersebut dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.

Buku tersebut diterbitkan dalam bahasa Indonesia pada cetakan ke-4 oleh Armijn Pane. Armijn Pane menyatukan 87 surat Kartini dalam versi bahasa Indonesia yang terbagi menjadi lima bab, antara lain:

  1. Dirundung cita-cita, dihambar kasih sayang

  2. Batu alangan hampir terguling, banyak berubah dalam rohani

  3. Batu besar penghalang jalan telah terguling, telah berubah jiwa kami

  4. Lama dirindukan, dapat dilepaskan

  5. Di samping laki-laki, disitu masbul perempuan.

Melalui surat yang dikirim Kartini pada teman-temannya yaitu Estela, Abendanon, Hildam Van Kol, dan lain-lain, mencurahkan kegelisahan hati dan pemikirannya mengenai realitas yang ada di sekitarnya.

Pada saat itu wanita Jawa dalam kungkungan baik secara fisik maupun pemikiran. Hal ini karena feodalisme dan patriarki yang masih diterapkan dalam kehidupan.

Baca juga: Biografi RA Kartini Singkat dan Fakta dibalik Buku Habis Gelap Terbitlah Terang

Demikian pembahasan tentang isi buku Habis Gelap Terbitlah Terang dan pemikiran-pemikiran yang dituangkan Kartini di dalamnya. Hingga saat ini, pemikiran RA Kartini yang dituliskan dalam bukunya memiliki peran besar terhadap perjuangan hak perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. (DAP)