Mengenal Hari Pria Internasional dan Tujuannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Pria Internasional adalah peringatan tahunan yang diadakan tiap tanggal 19 November. Peringatan ini memiliki tujuan yang mulia terkait sejumlah hal yang menyoroti peran pria sebagai teladan dalam keluarga. Simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut terkait peringatan Hari Pria Internasional.
Hari Pria Internasional
Mengutip buku Telaga 1 Tujuh Bantal Keluarga karya Paul Gunadi (49:2016), dari sudut budaya kita melihat ada alasan tertentu pula mengapa suami (pria) yang ditetapkan sebagai kepala keluarga. Pada umumnya pria menduduki posisi sebagai kepala atau pimpinan.
Inisiatif adanya perayaan Hari Pria Internasional muncul dikarenakan adanya perayaan Hari Perempuan Internasional. Hal tersebut memunculkan pertanyaan mengapa tidak ada hari perayaan pria internasional.
Lalu, bagaimana sejaraah Hari Pria Internasional? Dikutip dari laman resmi laman resmi International Men's Day: History and Background, sejak tahun 1960-an ada seruan internasional yang gigih untuk pembentukan Hari Pria Internasional atau IMD (International Men's Day), seruan dalam bentuk pertanyaan retoris tentang kesetaraan gender.
Khususnya hal ini dalam kaitannya lebih umum dalam bentuk pernyataan seperti kontribusi dan kepedulian kepada kaum laki-laki. Sehingga layak mendapat pengakuan dalam hak mereka sendiri.
Sejarahnya pada awal 1990-an, organisasi-organisasi di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia mengadakan acara-acara kecil di bulan Februari atas undangan Profesor Thomas Oaster yang memimpin Pusat Kajian Pria Missouri di Universitas Missouri, Kansas City.
Setelah dibahas dan dikampanyekan sejak lama, rencana pembahasan adanya peringatan Hari Pria Internasional yang dipelopori Teelucksingh baru benar-benar baru berdampak pada tahun 1999, tepatnya di tanggal 19 November 1999.
Darisitulah muncul penetapan tanggal 19 November sebagai Hari Pria Internasional. Perlu diketahui, bahwa Hari Pria Internasional (IMD) sebagai perayaan global berhutang besar kepada Advokat India bernama Uma Challa.
Berkat perannya, perayaan IMD di India sejauh ini merupakan satu-satunya perayaan terbesar di dunia yang bahkan dianggap memberikan dampak secara global.
Tujuan peringatan Hari Pria Internasional adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan pemuda dan pria, mengembangkan hubungan antarjender, mendorong kesetaraan gender, dan menyoroti teladan pria.
Hari Pria Internasional didasarkan pada pilar-pilar yang berfokus pada pembangunan peran pria yang positif sampai pada pahlawan kelas pekerja dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulannya tujuan akhir dari peringatan ini adalah untuk mempromosikan nilai-nilai dasar kemanusiaan dan kesadaran diri pada laki-laki. Hal ini dikarenakan, sebab seorang anak laki-laki, kelak akan menjadi ayah bagi keluarganya. Maka dari itu, nilai-nilai positif harus ditanamkan sejak usia muda, agar kelak mampu membina keluarganya.
Demikian ulasan tentang sejarah singkat Hari Pria Internasional dan tujuan perayaanya. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat. (ANG)
