Konten dari Pengguna

Mengenal Hewan Anoa dan Fakta Uniknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hewan anoa. Sumber: Pexels/Adriaan Greyling
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan anoa. Sumber: Pexels/Adriaan Greyling

Hewan anoa adalah salah satu satwa endemik yang tinggal di Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Anoa memiliki bentuk serupa kerbau dalam ukuran yang lebih kecil sehingga sering disebut kerbau kerdil.

Anoa digolongkan sebagai satwa terancam punah dalam IUCN Red List of Threatened Animal dan masuk ke dalam Appendix I CITES. Hal ini membuat anoa menjadi hewan yang dilindungi.

Fakta Unik Hewan Anoa

Ilustrasi hewan anoa. Sumber: Pexels/Harvey Sapir

Hewan anoa merupakan salah satu mamalia terkecil di dunia. Tinggi anoa hanya sekitar 1 meter, dengan bobot mencapai 150 kg hingga 300 kg. Ciri khas anoa yang membedakannya dengan kerbau adalah ukuran tubuhnya yang kecil, kaki pendek, dan tanduk melengkung ke belakang.

Meskipun ukuran tubuhnya kecil, anoa memiliki daya tahan yang luar biasa. Ia mampu beradaptasi dengan lingkungan yang keras dan sulit di pulau-pulau yang menjadi habitatnya.

Berdasarkan buku Melestarikan Alam Indonesia, Jatna Supriatna (2008:30-31), terdapat dua spesies anoa, yakni anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis). Kedua jenis ini tinggal dalam hutan yang tidak dijamah manusia.

Bentuk anoa gunung relatif lebih kecil, ekor lebih pendek dan lembut, serta memiliki tanduk melingkar. Sementara anoa dataran rendah lebih besar, ekornya panjang, berkaki putih, dan memiliki tanduk kasar dengan penampang segitiga.

Anoa termasuk hewan herbivora yang memakan tumbuhan. Di alam liar, anoa memakan makanan berair seperti pakis, rumput, tunas pohon, buah-buahan yang jatuh, dan umbi-umbian.

Berikut ini beberapa fakta unik anoa:

  1. Anoa adalah hewan penyendiri dan pemalu yang cenderung menghindari interaksi dengan manusia. Mereka tinggal di hutan berlumpur atau rawa-rawa dalam kelompok kecil.

  2. Anoa termasuk dalam hewan teritorial. Jika anoa betina akan hidup berkelompok dengan anak-anaknya, anoa jantan memilih hidup sendiri. Mereka akan menandai pohon dengan tanduknya dan menggaruk tanah setelah buang air kecil.

  3. Anoa biasanya menceburkan diri ke dalam rawa untuk bertahan hidup. Tapi anoa juga bisa agresif saat terjadi bahaya. Anoa akan menggunakan tanduknya untuk melindungi diri dari musuhnya.

  4. Anoa adalah hewan yang lambat dalam berkembang biak. Hal ini salah satu alasan yang membuat populasi hewan ini tidak banyak. Biasanya induk dari anoa hanya akan melahirkan satu bayi tiap tahunnya. Waktu kehamilan induk anoa antara 276-315 hari.

  5. Anoa membutuhkan mineral untuk tubuhnya. Untuk itu anoa dataran tinggi gemar menjilat batu guna mendapatkan mineral. Sedangkan anoa dataran rendah mendapatkan mineral dengan minum air laut.

Baca juga: Tebak-Tebakan Hewan Lengkap dengan Jawabannya untuk Hiburan

Sebagai satwa endemik Sulawesi yang populasinya tidak banyak dan sulit berkembang biak, hewan anoa masuk dalam daftar satwa yang dilindungi. Oleh karena itu keberadaan hewan ini terus dijaga dan dilarang diburu.