Mengenal Huruf dan Tulisan Jawa Hanacaraka

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksara Jawa merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang patut untuk dilestarikan. Salah satu aksara Jawa yang masih dikenal sampai saat ini adalah aksara hanacaraka Jawa. Bagaimana bentuk tulisan Jawa hanacaraka?
Dikutip dari jurnal berjudul Penggunaan Metode Role Playing untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Jawa Materi Menggunakan Huruf Jawa dan Berdialog Bahasa Jawa di Kelas VIIE SMP Negeri 7 Klaten Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018 yang ditulis oleh Sri Lestari (2019: 106), aksara hanacaraka Jawa memiliki 20 huruf dasar, 20 huruf pasangan, yang berfungsi untuk menutup bunyi vokal, 8 huruf utama (aksara murda, ada yang tidak berpasangan, 8 pasangan huruf utama, lima aksara swara (huruf vokal depan), lima aksara rekan dan lima pasangannya, beberapa sandhangan sebagai pengatur vokal, beberapa huruf khusus, beberapa tanda baca, dan beberapa tanda pengaturan tata penulisan (pada).
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai tulisan Jawa hanacaraka beserta maknanya.
Makna Tulisan Hanacaraka
Dikutip dari buku Konspira(kuntan)si 1: sebuah novel yang ditulis oleh Ari Kamayani (2021: 162), huruf hanacaraka memiliki arti sebagai adanya utusan. Namun, setiap huruf punya makna tersendiri, yaitu:
Ha, Hana hurip wening suci – adanya hidup adalah kehendak dari yang Maha Suci.
Na, Nur candra, gaib candra, warsitaning candara – pengharapan manusia hanya selalu ke sinar Illahi.
Ca, cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi – arah dan tujuan pada yang Maha Tunggal.
Ra, Rasaingsun handulusih – rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani.
Ka, Karsaningsun memayu hayuning bawana – hasrat diarahkan untuk kesejahteraan alam.
Huruf berasal dari suatu simbol dan bilangan yang diartikulasikan oleh lidah sebagai konsensus bersama untuk memahami sesuatu. Hakikat suatu bahasa adalah konsensus, dan konsensus adalah ukuran yang ditentukan sebagai program bersama untuk menyatakan kesadaran imajinal pikiran dan hati menjadi suara yang diungkapkan dan dipahami oleh manusia lain.
Demikianlah penjelasan mengenai tulisan Jawa hanacaraka dalam sastra Jawa. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
