Konten dari Pengguna

Mengenal Interval Nada Mayor dalam Musik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengenal Interval Nada Mayor dalam Musik. (Foto: Simon Noh | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengenal Interval Nada Mayor dalam Musik. (Foto: Simon Noh | Unsplash.com)

Tuliskan interval nada mayor dalam musik! Setiap harinya kita mendengarkan lagu. Indahnya lantunan musik. Musik dapat mengekspresikan perasaan bahagia bahkan sedih. Musik yang sering kita dengarkan itu sebenarnya tak dapat dipisahkan dari tangga nada.

Pada seni musik, ada beberapa jenis tangga nada. Salah satunya adalah tangga nada mayor. Tangga nada mayor ini juga merupakan salah satu dasar dari seni musik. Artikel ini akan membahas mengenai tangga nada mayor.

Baca juga: Penjelasan Susunan Tangga Nada Slendro pada Musik

Pengertian Interval Nada Mayor Dalam Seni Musik

Ilustrasi Pengertian Interval Nada Mayor Dalam Seni Musik. (Foto: Marius Masalar | Unsplash.com)

Sebelum membahas mengenai interval nada mayor, kamu harus mengetahui apa itu tangga nada. Tangga nada dapat diartikan sebagai rangkaian nada yang disusun dengan menggunakan jarak atau interval tertentu. Adanya tangga nada ini digunakan untuk menciptakan harmoni pada suatu musik.

Lantas apa yang disebut sebagai interval nada mayor? Mengutip buku dengan judul Pintar Main Gitar Dalam 7 Hari karya Sambu (2008), tangga nada ini memiliki karakter mayor pada nada kedua dan ketiga yang masing-masing memiliki jarak interval 1 nada (atau 2 fret).

Jenis tangga nada mayor yang paling sering digunakan oleh pemain musik di seluruh dunia bernama tangga nada mayor diatonis. Tangga nada ini memiliki jarak atau interval 1 - 1 - ½ - 1 - 1 - 1 - ½.

Keunikan yang membedakan tangga nada mayor dengan minor adalah jumlah notasinya. Pada tangga nada mayor, terdapat delapan notasi yang tersusun sesuai dengan nilai jarak nada antara notasinya.

Maka dari itu, tangga nada ini memiliki delapan notasi pokok yakni do, re, mi, fa, sol, la, si, dan do. Kemudian dapat diimplementasikan dalam urutan tangga nada yakni C, D, E, F, G, A, B, dan C dengan jarak tertentu.

Ciri-Ciri Tangga Nada Mayor

Tangga nada jenis ini memiliki cirinya tersendiri. Berikut ciri-ciri tangga nada mayor.

  1. Selalu diawali dengan nada 1 atau do

  2. Diakhiri dengan nada 1 atau do dengan versi nada yang lebih tinggi

  3. Selain do, tangga nada ini dapat diawali dengan mi atau 3

  4. Memiliki sifat yang gembira, bersemangat, dan riang

  5. Memiliki pola jarak atau interval 1 - 1 - ½ - 1 - 1 - 1 - ½

Nah, itu tadi adalah interval nada mayor dalam pelajaran seni musik. Belajar musik terkadang memang membingungkan. Agar tidak bingung dan paham dengan materi musik, kamu harus rajin belajar ya! (FAR)