Mengenal Istilah Rantai Pasok Pangan dan Tahapan yang Dilakukan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam proses logistik produk pangan, terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilakukan sebelum produk tersebut bisa sampai ke tangan konsumen. Oleh karena itulah, dikenal istilah rantai pasok pangan. Singkatnya, rantai pasok pangan adalah proses pengiriman produk atau jasa ke lokasi tujuan atau ke tangan konsumen.
Sebenarnya, istilah yang satu ini sudah familiar bagi sebagian besar masyarakat. Akan tetapi, masih belum banyak orang yang mengetahui apa saja tahapan yang harus dilewati dalam proses rantai pasok pangan. Oleh karena itulah, informasi mengenai rantai pasok pangan ini penting untuk dipahami.
Pengertian Rantai Pasok Pangan dan Tahapan yang Dilakukan
Secara umum, pengertian rantai pasok pangan adalah integrasi bisnis proses utama dari pengguna akhir melalui pemasok asli yang menyediakan produk, layanan, dan informasi yang menambah nilai bagi pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.
Definisi tersebut didefinisikan oleh Lambert & Cooper yang juga digunakan oleh Global Supply Chain Forum (GSCF) pada tahun 2000. Adapun sederhananya, rantai pasok merupakan rangkaian aliran barang atau fisik, informasi, dan proses yang digunakan untuk mengirim produk atau jasa dari lokasi sumber (pemasok) ke lokasi tujuan (pelanggan atau pembeli).
Mengutip dari buku Circle of Logistics: Memahami Strategi dan Praktik Terbaik, Zaroni (2019:344), rantai pasokan pangan atau food supply chain ecosystem akan membantu memperbaiki sistem logistik pangan yang pelaksanaannya masih kurang efektif dan efisien.
Adapun tahapan yang harus dilakukan dalam proses rantai pasok pangan adalah sebagai berikut.
1. Pengadaan Bahan Baku
Pengadaan bahan baku umumnya disediakan oleh petani atau peternak. Biasanya, akan dilakukan pemilahan bahan baku yang baik sesuai dengan standarnya. Tentu saja terdapat sejumlah aturan terkait dengan kebutuhan produksi, mulai dari jumlah hingga kriterianya.
2. Pengiriman Bahan Baku
Selanjutnya adalah proses pengiriman bahan baku ke perusahaan atau pabrik, Tahapan ini menjadi hal yang penting karena terdapat sejumlah pertimbangan yang harus diperhatikan. Misalnya, seperti bahan baku agar tetap segar ketika diolah.
3. Proses Produksi
Jika bahan baku sampai ke perusahaan, selanjutnya adalah proses pengolahan hingga menjadi produk akhir yang siap pakai atau siap konsumsi. Proses produksi ini harus mempertimbangkan efisiensi dari segi biaya dan waktu.
4. Pendistribusian Barang
Pada tahap ini, produk sudah siap untuk didistribusikan. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam efisiensi dan kecepatan proses distribusi. Jika ada gangguan yang mengakibatkan proses distribusi terganggu, maka berpotensi membuat produk rusak.
5. Penjualan Produk
Jika produk sudah sampai ke pedagang ritel, maka akan langsung dipasarkan hingga sampai ke konsumen akhir. Dalam hal ini, kualitas produk juga tetap harus diperhatikan dengan baik. Khususnya terkait dengan tanggal kadaluarsa.
Baca Juga: Urutan Rantai Makanan di Laut Lengkap dengan Penjelasannya
Itulah penjelasan tentang istilah rantai pasok pangan dan juga tahapan yang harus dilakukan sejak awal hingga akhir. Semoga bermanfaat. (Anne)
