Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-Jenis Puisi yang ada di Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis jenis puisi. Sumber: www.unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis jenis puisi. Sumber: www.unsplash.com.

Puisi merupakan salah satu cara mengungkapkan rasa. Rasa sedih, bahagia, kekaguman, kegalauan dan sebagainya menjadi inspirasi terciptanya sebuah puisi. Dalam bahasa Indonesia, jenis jenis puisi dipelajari di sekolah-sekolah.

Mohd. Harun dalam bukunya yang berjudul Pembelajaran Puisi untuk Mahasiswa: Buku untuk Mahasiswa (2018) menyebutkan bahwa tujuan puisi diciptakan antara lain untuk menyampaikan informasi, pemikiran, perasaan, pengalaman, dan atau mutiara hikmah tertentu yang dikemas secara padat da terkonsentrasi dalam bahasa yang ringkas, estetis dan kreatif.

Dengan tujuan demikian, maka jenis jenis puisi yang ada di lingkup bahasa Indonesia punya jangkauan yang sangat luas.

Ilustrasi jenis jenis puisi. Sumber: www.unsplash.com.

Jenis-jenis Puisi

Dari buku Mengupas Puisi (2020) yang ditulis Putu Sudarma disebutkan bahwa pembagian jenis-jenis puisi antara lain didasarkan pada bentuk, isi dan zamannya.

Jenis-jenis puisi berdasarkan bentuknya terdiri dari:

  1. Puisi yang terikat oleh aturan baris, bait dan rima, antara lain pantun, syair, distikon, terzina, kuatrain, kuint, sektet, sonata, septima dan stanza.

  2. Puisi yang tidak terikat oleh aturan baris, bait dan rima. Ini sebut juga sebagai puisi modern.

Jenis-jenis puisi berdasarkan isinya terdiri dari:

  1. Balada, berisi kisah tentang seseorang atau suatu kejadian.

  2. Romansa, berisi ungkapan romantis.

  3. Elegi, berisi ungkapan kesedihan.

  4. Himne, berisi pujian kepada pahlawan, negara dan Tuhan.

  5. Ode, berisi puji-pujian pada pahlawan atau orang-orang yang berjasa lainnya.

  6. Epigram, berisi ajaran tentang kehidupan.

  7. Satir, berisi kata-kata sindiran.

Jenis-jenis puisi berdasarkan zamannya terdiri dari:

  1. Puisi lama adalah puisi yang masih terikat aturan baris, bait dan rima, serta belum terpengaruh budaya asing. Yang termasuk puisi lama adalah pantun, syair, talibun, mantra, karmina dan seloka.

  2. Puisi baru adalah puisi dengan sajak yang lebih bebas, tidak terikat aturan seperti puisi lama. Yang termasuk puisi baru adalah puisi naratif, puisi lirik dan puisi deskriptif.

Selain pembagian seperti di atas, ada pula yang hanya membagi 2 jenis puisi dalam bahasa Indonesia, yaitu puisi lama dan puisi baru. Dari pembagian tersebut, dibagi lagi menjadi berdasarkan bentuknya dan isinya. Namun penamaan dan pengertian jenis jenis puisi tersebut sama. (LUS)