Konten dari Pengguna

Mengenal Karakteristik Morfologi Tumbuhan Bagian Akar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Karakteristik Morfologi  Sumber Unsplash/Emma Gossett
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Karakteristik Morfologi Sumber Unsplash/Emma Gossett

Karakteristik morfologi telah lama dijadikan dasar dalam pengenalan jenis tumbuhan. Sifat-sifat morfologi meliputi struktur vegetatif seperti daun, batang, dan akar, serta struktur generatif seperti bunga, buah dan biji.

Kata morfologi berasal dari bahasa Latin, morphologi (morphus: bentuk; logos: ilmu). Morfologi tumbuhan adalah salah satu cabang ilmu Biologi yang khusus mempelajari bentuk fisik dan struktur tubuh luar dari tumbuhan.

Karakteristik Morfologi Akar

Ilustrasi Karakteristik Morfologi Sumber Unsplash/Dario Brönnimann

Akar (radix) merupakan bagian bawah dari sumbu tumbuhan yang paling dahulu mengalami perkembangan. Diambil dari buku Karakteristik Morfologi Tumbuhan, Angreni Beaktris, Agsen Hosanty (2021:4), karakteristik morfologi akar pada tumbuhan antara lain.

  1. Akar umumnya tidak berwarna hijau dan berada di dalam tanah. Akar bersifat positif atau geotropic jika mengarah ke dalam tanah, dan hydrotropic jika mengarah ke sumber air, serta bersifat negatif atau phototropic, apabila menjauhi cahaya.

  2. Tidak memiliki mata tunas. Tidak memiliki nodus dan internodus.

  3. Akar memiliki rambut-rambut akar yang bersifat uniseluler

Akar biasanya berkembang di bawah permukaan tanah, meskipun terdapat juga akar yang tumbuh di atas tanah karena mengalami modifikasi.

Akar berasal dari radikula (akar lembaga) yang halus dan bergerak menembus tanah (geotrop). Radikula berkembang dari biji yang menghasilkan akar, dan berkembang menjadi akar utama atau sering disebut dengan akar tunggang.

Bagian-Bagian Akar dan Fungsinya

Ilustrasi Karakteristik Morfologi Sumber Unsplash/Eilis Garvey

Struktur akar dapat dibedakan menurut bagian-bagian sebagai berikut:

  1. Leher akar (collum), adalah bagian yang langsung bersambungan dengan pangkal batang.

  2. Ujung akar (apex radicis), adalah bagian yang paling muda dan terdiri atas jaringan-jaringan yang masih dapat mengadakan pertumbuhan.

  3. Batang akar (corpus radicis), adalah bagian akar yang terdapat di antara leher dan ujung akar.

  4. Cabang-cabang akar (radix lateralis), adalah bagian yang muncul dari akar pokok, tetapi tidak langsung bersambungan dengan pangkal batang, dan masing-masing dapat mengadakan percabangan lagi.

  5. Serabut akar (fibrilla radicalis) adalah cabang akar yang halus teksturnya dan berbentuk serabut.

  6. Rambut-rambut akar atau bulu-bulu akar (pilus radicalis), adalah penonjolan pada epidermis kulit yang berfungsi memperluas area penyerapan.

  7. Tudung akar (calyptra) adalah bagian yang terletak di ujung dari akar, berguna untuk melindungi bagian ujung akar yang masih muda dan lemah.

Adapun fungsi akar adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan posisi tanaman.

  2. Absorbsi air dan garam-garam mineral.

  3. Tempat penyimpanan makanan cadangan bagi tumbuhan.

  4. Membawa air dari dalam tanah menuju batang.

Baca juga: Mengenal Morfologi Tumbuhan dalam Ilmu Biologi

Tujuan diketahui karakteristik morfologi adalah untuk menentukan fungsi dari bagian tumbuhan. Selanjutnya juga akan diketahui dari mana asal dan susunan bagian yang terbentuk.(DK)