Konten dari Pengguna

Mengenal Konsep Pembelajaran Paradigma Baru

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengenal Konsep Pembelajaran Paradigma Baru (Foto: Kenny Eliason | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengenal Konsep Pembelajaran Paradigma Baru (Foto: Kenny Eliason | Unsplash.com)

Belajar adalah proses yang semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Demikian juga dengan konsep pembelajaran, sekarang ini dikenal konsep pembelajaran paradigma baru yang diharapkan akan bisa lebih baik dari konsep pembelajaran sebelumnya.

Bagaimana konsep pembelajaran paradigma baru? Simak penjelasannya berikut ini untuk menambah wawasan kalian.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Evaluasi Pembelajaran Online

Konsep Pembelajaran Paradigma Baru

Ilustrasi Konsep Pembelajaran Paradigma Baru (Foto: Compare Fibre | Unsplash.com)

Dilansir dari laman guru.kemdikbud.go.id, pembelajaran paradigma baru adalah pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Pembelajaran paradigma baru memastikan praktik pembelajaran yang berpusat pada murid, yang mana setiap murid belajar sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya.

Pembelajaran ini dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas (intrakurikuler) dan di luar kelas (kokurikuler dan ekstrakurikuler). Berikut ini penjelasannya:

  • Pembelajaran intrakurikuler dilakukan secara terdiferensiasi sehingga peserta didik mempunyai waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

  • Pembelajaran kokurikuler mempunyai prinsip pembelajaran interdisipliner yang memiliki orientasi ke pengembangan karakter dan kompetensi umum.

  • Pembelajaran ekstrakurikuler dilaksanakan sesuai minat peserta didik dan sumber daya pendidik.

Dikutip dari Bali vs COVID-19 oleh Somawati, dkk (2020), di Indonesia konsep pembelajaran paradigma baru masih dianggap asing. Konsep belajar yang diterapkan masih memiliki makna sebagai sebuah interaksi antara pengajar dengan siswa melalui sebuah pertemuan dalam kelas.

Peran pengajar sangat dominan dalam kelas. Padahal, konsep pembelajaran efektif adalah yang berpusat pada murid. Paradigma baru yang muncul terkait dengan proses pembelajaran tidak lagi menggambarkan pertemuan tatap muka dalam kelas.

Internet memudahkan orang untuk bisa melakukan interaksi tanpa harus terikat dengan ruang dan waktu. Kini, dengan adanya e-learning, pembelajaran bisa dilakukan di mana saja. Baik murid atau pengajar tidak perlu bertemu tatap muka dalam ruang kelas.

Prinsip Pembelajaran Paradigma Baru

Dilansir dari lpmpjatim.kemdikbud.go.id, Dr. Amiruddin, Widyaprada LPMP Provinsi Jawa Timur menyatakan setidaknya terdapat 5 prinsip pembelajaran paradigma baru sebagai berikut:

  1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.

  2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

  3. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik.

  4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orangtua dan masyarakat sebagai mitra.

  5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

Itulah penjelasan mengenai konsep pembelajaran paradigma baru. Semoga bermanfaat. (KRIS)