Konten dari Pengguna

Mengenal Lambang dari Unsur Besi dalam Kimia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lambang dari Unsur Besi  Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Lambang dari Unsur Besi Sumber www.unsplash.com

Simbol yang digunakan untuk unsur kimia umumnya terdiri atas satu atau dua huruf Latin, dengan penggunaan kapital di huruf pertama. Fe adalah lambang dari unsur besi. Simak penjelasannya dalam ilmu kimia berikut ini.

Unsur yang dipelajari dalam bidang ilmu kimia sesungguhnya dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari udara yang kita hirup, bahan makanan, obat-obatan, perawatan kulit, dan pembersih rumah mengandut unsur dalam kimia. Kimia merupakan bidang ilmu yang dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri.

Lambang dari Unsur Besi dalam Kimia

Lambang dari Unsur Besi dalam Kimia Sumber www.unsplash.com

Fe adalah lambang dari unsur besi. Simak penjelasannya dalam ilmu kimia, berdasarkan buku Panduan Kimia Praktis SMP, Dudi Indrajit (2008:1) berikut ini,

Dalam ilmu kimia, unsur adalah zat murni (tunggal) yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Sehingga unsur juga bisa disebut sebagai zat paling sederhana yang membentuk suatu materi.

Lambang Unsur

Lambang unsur adalah lambang untuk memudahkan penulisan nama unsur. Jons Jacob Berzelius adalah orang yang berjasa menciptakan lambang unsur sehingga digunakan secara universal hingga kini. Lambang unsur terbagi atas 3 jenis,

  1. Unsur dengan Lambang Satu Huruf. Contohnya adalah Hidrogen (H), Karbon (C), Oksigen (O), Nitrogen (N), Belerang (S), Iodine (I).

  2. Unsur dengan Lambang Dua Huruf. Contohnya adalah Kalsium (Ca=calsium), Klorin (Cl=chlorine), Natrium (Na=natrium), Besi (Fe=ferrum), Emas (Au=aurum).

  3. Unsur dengan Lambang Tiga Huruf. Contohnya adalah Ununbium (Uub), Ununquadium (Uuq), Ununheksium (Uuh), dan Ununoktium (UUo).

Klasifikasi Unsur

Ilustrasi Lambang dari Unsur Besi, Sumber www.unsplash.com

Unsur-unsur dalam kimia dapat digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu;

  • Unsur Logam.

.Sifat khas pada logam yaitu merupakan konduktor (penghantar listrik dan panas yang baik), mengkilap, lentur, serta bisa dan mudah dibentuk atau ditempa. Beberapa contoh unsur logam antara lain, besi, alumunium, tembaga, emas, perak, timbel, zink, dan platina.

  • Unsur Non Logam.

Sifat dari unsur ini adalah isolator, tidak mengkilap, sulit ditempa, rapuh, serta memiliki densitas dan titik lebur yang rendah. Contoh dari unsur non logam adalah air (H2O), karbon dioksida (C2O), dan metana (CH4).

  • Semilogam (Metalloid).

Semilogam merupakan unsur yang mempunyai sifat diantara logam dan non logam, sehingga bersifat semikonduktor. Contoh dari unsur ini adalah boron (B), silicon (Si), dan arsen (As).

Fe adalah lambang dari unsur besi yang termasuk logam. Unsur logam paling banyak digunakan dalam industri peralatan rumah tangga, mesin, dan konstruksi bangunan.(DK)