Konten dari Pengguna

Mengenal Makna Konotasi Lengkap dengan Contoh dan Ciri-Cirinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makna Konotasi. Foto: dok. Rey Seven (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makna Konotasi. Foto: dok. Rey Seven (Unsplash.com)

Ragam jenis kalimat yang sering kita temukan dalam keseharian kita tentunya sangat beraneka macam dan memiliki makna tersendiri. Hal ini berlaku pula pada jenis kalimat konotasi. Makna konotasi adalah kalimat atau kata yang memiliki makna yang tidak sebenarnya. Untuk mengetahui seperti apa kalimat konotasi, langsung saja simak pemaparan lengkap beserta contoh kalimatnya dalam artikel berikut ini.

Mengenal Makna Konotasi Lengkap dengan Contoh

Dalam teks yang kita baca di sekitar kita, terdapat banyak sekali jenis kata dan kalimat yang disusun dengan tujuan dan makna khusus. Salah satu jenis kalimat yang cukup familiar ditemukan dalam berbagai bacaan seperti berita atau bahkan cerpen dan bacaan fiksi lainnya adalah kalimat konotasi. Kalimat konotasi merupakan salah satu jenis kalimat dengan ciri-ciri memiliki makna kias atau makna yang tidak sebenarnya.

Lebih lengkap, pemaparan mengenai definisi kalimat konotasi dipaparkan dalam buku berjudul Apresiasi Puisi (Teori dan Aplikasi) yang disusun oleh Zherry Putria Yanti, M.Pd. Atika Gusriani, M.Pd (2022: 43) yang memaparkan bahwa sebuah kata disebut mempunyai makna konotasi apabila kata itu mempunyai “nilai rasa,” baik positif maupun negatif.

Ilustrasi Makna Konotasi. Foto: dok. Blaz Photo (Unsplash.com)

Masih dalam buku yang sama juga disebutkan bahwa jika tidak memiliki rasa maka dikatakan tidak memiliki konotasi. Makna konotasi dapat disebut dengan makna tambahan atau makna kiasan. Makna konotatif dapat berubah dari waktu ke waktu. Misalnya pada kata ceramah, dulu kata ini berkonotasi negatif yang berarti cerewet, tetapi sekarang berkonotasi positif.

Berdasarkan pemaparan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa makna konotasi adalah kata yang mengandung arti kias atau bukan kata yang sebenarnya. Biasanya kata bermakna konotasi digunakan agar tulisan yang dibuat terlihat lebih indah dan bermakna. Konotasi umum ditemukan pada karya sastra seperti pantun, puisi, cerpen, dan lain-lain.

Ilustrasi Makna Konotasi. Foto: dok. Mikołaj (Unsplash.com)

Untuk mengenal seperti apa makna konotasi dalam sebuah kalimat, berikut ini adalah beberapa contoh konotasi lengkap dengan maknanya:

  • Doni dijauhi teman-temannya karena Ia besar kepala.

“Besar kepala” bermakna sombong.

  • Masalah yang dihadapi Rina dan Mairiska terus memburuk dan menemukan jalan buntu.

“Jalan buntu” dalam kalimat tersebut bermakna tidak adanya solusi dalam suatu masalah

  • Hati Rania hancur berkeping-keping setelah melihat benda kesayangannya jatuh dari atas lemari bajunya.

“Hancur berkeping-keping” bermakna kesedihan yang mendalam

Pembahasan mengenai makna konotasi beserta contoh penggunaannya dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan mengenai ragam jenis kalimat yang dibahas dalam Ilmu Sastra. Semoga bermanfaat! (DAP)