Konten dari Pengguna

Mengenal Makna Tagut dalam Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk apa makna tagut? jelaskan! Sumber: pexels.com/Alena Darmel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk apa makna tagut? jelaskan! Sumber: pexels.com/Alena Darmel

Tagut adalah salah satu istilah dalam ajaran Islam. Apa makna tagut? Jelaskan! Tagut secara sederhana dapat dipahami sebagai sesuatu yang melampaui batas. Sifat tagut ini adalah salah satu contoh sifat yang harus dihindari umat muslim.

Namun, tidak banyak yang mengetahui makna tagut ini. Oleh karena itu, umat muslim perlu mengetahui arti dan makna tagut serta mengapa sifat ini perlu dihindari.

Apa Makna Tagut? Jelaskan!

Ilustrasi untuk apa makna tagut? jelaskan! Sumber: pexels.com/Alena Darmel

Dalam mempelajari istilah dalam ajaran Islam, seringkali ada pertanyaan apa makna tagut? jelaskan! Tagut memiliki definisi yang luas.

Menurut buku Fenomena Teologis pada Masyarakat Modern oleh Dr. Fauzi, S. Ag., Lc., M.A. (2016: 84), tagut atau thaghut berasal dari kata thagha yang secara bahasa memiliki arti melebihi ketentuan yang ada, meninggi, dan melampaui batas dalam pengingkaran. Al Qurthubi mengutip beberapa pendapat ulama dalam menerangkan thaghut. Thaghut merupakan bentuk singular, sedangkan pluralnya adalah thawaghin yang pada dasarnya berarti berlebih-lebihan.

Mengutip buku 20 Jalan Keberuntungan dan 20 Penyebab Kerugian: Dalam Pandangan Al-Quran oleh Ramdhani Abdurrahim (2016: 38), tagut didefinisikan sebagai segala sesuatu yang melampaui batas dan mengaku memiliki sebagian hak Allah yang hanya layak dimiliki oleh-Nya. Tagut kadang ditafsirkan sebagai setan, tukang sihir, dukun, dan berhala.

Tagut dijelaskan dalam berbagai surat dalam Al Quran, di antaranya adalah Surat An-Nahl ayat 36 dan Surat Al Baqarah ayat 256, yaitu sebagai berikut:

1. Surat An-Nah ayat 36

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا

الطَّاغُوْتَۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُۗ

فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ ۝٣

wa laqad ba'atsna fi kulli ummatir rasulan ani'budullaha wajtanibuth-thaghut, fa min-hum man hadallahu wa min-hum man haqqat 'alaihidl-dlalalah, fa siru fil-ardli fandhuru kaifa kana 'aqibatul-mukadzdzibin.

Artinya:

Sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "sembahlah Allah dan jauhilah tagut!" Di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang ditetapkan dalam kesesatan. Maka, berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul).

(Sumber: nu.or.id)

2. Surat Al Baqarah ayat 256

لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَاۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ۝٢

la ikraha fid-din, qat tabayyanar-rusydu minal-ghayy, fa may yakfur bith-thaghuti wa yu'mim billahi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wutsqa lanfishama laha, wallahi sami'un alim

Artinya:

Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). Sungguh, telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Siapa yang ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah sungguh telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(Sumber: nu.or.id)

Seorang muslim harus mengingkari tagut, serta mempertebal keimanan kepada Allah SWT. Demikian penjelasan mengenai apa makna tagut? jelaskan! Semoga dapat menambah wawasan umat muslim. (IND)