Mengenal Nama Lain dari Istilah Database Lengkap dengan Fungsinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Database adalah nama lain dari pangkalan data atau basis data dalam Bahasa Indonesia. Istilah database ini umum digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Suatu database memiliki peran dan fungsi tertentu.
Biasanya, database digunakan dalam suatu organisasi atau instansi untuk menghimpun data-data penting yang dibutuhkan. Sebelum mengenal nama lain dari database, penting untuk mengenal arti dari data itu sendiri.
Nama Lain dari Istilah Database Lengkap dengan Pengertiannya
Mengutip dari buku berjudul Cyber Crime di Era Digital, Sastya Hendri Wibowo, Joseph Dedy Irawan, Wahyuddin S (2023: 146), data adalah kumpulan kejadian dari suatu kenyataan dapat berupa susunan angka, huruf, simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya.
Data juga dapat didefinisikan sebagai kumpulan informasi dengan tipe tertentu, seperti suara, gambar, atau yang lainnya. Data yang dikumpulkan ini kemudian dapat menjadi sebuah database. Database adalah nama lain dari pangkalan data atau basis data.
Dikutip dari buku berjudul Konsep Dasar Pengenalan Database Rumpun Ilmu Komputer, Drs. Afrizal zein M.Kom, Emi Sita Eriana S.Kom., M. Kom, Arief Budi Pratomo, S.Kom., MMSI. (2023: 1), database adalah kumpulan data terstruktur yang disimpan secara terpadu dalam suatu sistem yang dapat diakses dan dikelola oleh pengguna atau aplikasi.
Data yang disimpan dalam database biasanya terorganisir dalam suatu tabel atau relasi. Penyusunan database dilakukan dengan tujuan tertentu, yaitu menyimpan data secara terstruktur dan terpadu. Dengan begitu, data dapat diakses dan dimanipulasi dengan mudah dan lebih efisien.
Ragam Fungsi Penyusunan Database
Selain memiliki tujuan khusus, penyusunan database juga memiliki beberapa fungsi. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari database.
Membantu penyusunan atau pengorganisasian data sehingga data dapat dikelola dan dimanipulasi secara efektif dan efisien.
Memberikan akses terkontrol ke data sehingga hanya pihak tertentu atau pengguna yang memiliki hak akses yang diizinkan untuk dapat mengakses data dalam pangkalan data.
Meningkatkan integritas data dengan cara memastikan data yang masuk ke dalam pangkalan data adalah data yang valid dan konsisten.
Meningkatkan keimanan data dengan menyediakan fitur pengamanan seperti enkripsi dan autentikasi pengguna.
Meningkatkan ketersediaan data dengan menyediakan fitur pemulihan data sehingga data dapat dipulihkan jika terjadi kegagalan sistem atau suatu bencana alam.
Baca juga: Nama Aplikasi Online yang Berfungsi Mengatur Akun Hosting
Penjelasan mengenai database adalah nama lain dari pangkalan data atau basis data yang disajikan dalam artikel ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan tambahan yang bermanfaat. Khususnya untuk mengenal istilah terkait teknologi informasi. (DAP)
