Konten dari Pengguna

Mengenal Pengertian dan Tujuan dari Ekonomi Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ekonomi. Sumber: Pexels.com/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ekonomi. Sumber: Pexels.com/Karolina Grabowska

Pengertian ekonomi islam adalah apa? Ekonomi merupakan hal sangat dekat dengan manusia dan akan selalu ada selama kehidupan masih berlangsung. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti ekonomi ada empat, yaitu:

  1. Ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan)

  2. Pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga

  3. Tata kehidupan perekonomian (suatu negara)

  4. Urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)

Pengertian tersebut cukup menjelaskan bahwa ekonomi memang sangat dekat dengan manusia mulai dari lingkup keluarga (rumah tangga) hingga lingkup bermasyarakat bahkan bernegara. Pasalnya, ekonomi selalu berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi yang sudah tentu melibatkan banyak orang di dalamnya.

Banyaknya orang yang terlibat dalam perekonomian atau pelaku ekonomi, kemudian membuat ekonomi memiliki serangkaian aturan. Aturan tersebut berasal dari adat istiadat, norma-norma, pemerintah, bahkan agama.

Ekonomi dalam Islam

Islam merupakan agama yang memiliki aturan perihal ekonomi. Sebenarnya, tidak hanya ekonomi yang mempunyai aturan dalam ajaran Islam.

Ilustrasi Kegiatan Ekonomi. Sumber: Pexels.com/Quintin Gellar

Pada ajaran Islam, segala aspek kehidupan di dunia ini memiliki beragam penjelasan dan peraturan. Adapun maksud dari penjelasan dan peraturan itu sendiri adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri.

Contoh sederhananya adalah ajaran untuk menjaga kebersihan seperti memotong kuku. Faktanya, memotong kuku dapat menjaga kuku tetap bersih, mencegah cedera, bahkan dapat mencegah infeksi bakteri akibat terperangkapnya kotoran di kuku yang panjang.

Demikian pula dengan ekonomi dalam Islam. Contohnya adalah larangan riba yang dapat mencegah serta menyelamatkan manusia dari sikap egois, kebencian, dan bahaya perekonomian.

Namun, kenyataannya masih banyak kegiatan perekonomian yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor adanya istilah Ekonomi Islam dalam perekonomian.

Pengertian dan Tujuan Ekonomi Islam

Beberapa pakar Ekonomi Islam, memiliki berbagai penjelasan tentang pengertian Ekonomi Islam. Berikut adalah tiga dari sekian banyak pengertian Ekonomi Islam yang dapat disimak. Pengertian berikut dikutip dari buku Hukum Sistem Ekonomi Islam karya Mardani (2017: 8).

Ilustrasi Mempelajari Ekonomi Islam. Sumber: Pexels.com/Monstera
  • Menurut Muhammad Abdullah Al-‘Arabi, Ekonomi Islam adalah sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang disimpulkan dari Alquran dan As-Sunnah dan merupakan bangunan perekonomian yang didirikan di atas landasan dasar-dasar tersebut sesuai dengan tiap lingkungan dan masa.

  • Menurut Muhammad Syauqi Al-Fanjari, Ekonomi Islam adalah ilmu yang mengarahkan kegiatan ekonomi dan mengaturnya sesuai dengan dasar-dasar dan siasat ekonomi Islam.

  • Menurut M. A. Manan, Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.

Berdasarkan tiga pengertian di atas, dapat dipahami bahwa secara umum, Ekonomi Islam adalah kegiatan ekonomi yang bersumber pada Alquran dan As-Sunnah. Lantas apa tujuannya?

Tujuannya, tentu agar kegiatan ekonomi dapat berlangsung sesuai Alquran dan As-Sunnah, yakni agar sesuai dengan syariat Islam. Penjelasan yang lebih jelas tentang tujuan Ekonomi Islam pernah disampaikan oleh Qoyum.

Qoyum, dkk. (2021: 547) dalam bukunya yang berjudul Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam menjelaskan bahwa tujuan utama Ekonomi Islam adalah untuk mencapai kesuksesan di akhirat dengan wasilah rizki yang Allah SWT anugerahkan kepada manusia di dunia. Sekian informasi tentang Ekonomi Islam kali ini.

Semoga dapat membawa manfaat bagi kamu yang membacanya. Sampai jumpa dengan uraian informatif lainnya, ya! (AA)