Mengenal Pengertian dan Unsur yang Membentuk Sebuah Kalimat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur yang membentuk sebuah kalimat perlu diketahui agar bisa menyusun kalimat dengan baik. Dalam kalimat terdapat beberapa unsur yang membentuknya. Kalimat harus disusun dengan benar supaya orang lain memahami apa yang sedang disampaikan.
Setiap hari orang-orang menggunakan kalimat baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Oleh karena itu, materi mengenai kalimat sangat penting untuk dipelajari agar bisa berkomunikasi dengan lancar.
Pengertian dan Unsur yang Membentuk Sebuah Kalimat
Dikutip dari Top One Bedah Kisi-kisi Terlengkap UTBK SBMPTN SAINTEK 2020, Tim Guru Indonesia (2019:119), pengertian kalimat adalah satuan bahasa yang disusun oleh kata-kata dalam bentuk lisan/tulis yang mengungkapkan pikiran secara utuh.
Terdapat beberapa unsur yang membentuk kalimat, yaitu subjek, predikat, objek, dan keterangan. Berikut adalah penjelasannya.
1. Subjek
Subjek merupakan unsur dalam kalimat yang fungsinya adalah sebagai pokok pembicaraan suatu kalimat. Umumnya subjek berbentuk benda konkret atau abstrak. Subjek bisa berupa kata, frasa, atau klausa.
Contoh
Ibu (S) sedang (P) memasak (O).
Anak Pak RT (S) mendapatkan (P) beasiswa (O).
Orang yang sedang mengenakan kemeja batik itu (S) membeli (P) buku (O).
2. Predikat
Predikat merupakan unsur yang berfungsi untuk menjelaskan subjek. Biasanya, predikat ada di belakang subjek.
Contoh
Bunga mawar itu (S) indah sekali (P).
3. Objek dan Pelengkap
Objek dan pelengkap adalah unsur kalimat yang terletak di belakang predikat. Kedua unsur tersebut kadang dipertukarkan, padahal masing-masing karakternya berbeda. Berikut perbedaannya.
a. Objek
Berupa kata benda. Contoh: Nenek menjahit baju.
Berada langsung di belakang kata kerja transitif aktif tanpa preposisi. Contoh: Adi makan nasi goreng.
Bisa menjadi subjek pada kalimat pasif. Contoh: Adik meniup balon (aktif). Balon ditiup adik (pasif).
Bisa diganti dengan -nya. Contoh: Adik menyantap makanan. Adik menyantapnya.
b. Pelengkap
Berupa kata benda, kerja, dan sifat. Contoh: Rino bermain bola (benda). Santi suka berenang (kerja). Lipstiknya berwarna merah (sifat).
Berada di belakang semitransitif atau dwitransitif dan bisa didahului preposisi. Contoh: Mereka bermain tenis (semitransitif). Ayah menyuruh kakak untuk ikut senam pagi (dwitransitif). Adik berkata bahwa ayah belum pulang (didahului preposisi).
Tidak bisa dijadikan bentuk pasif. Contoh: Adik bermain layang-layang (aktif).
Tidak bisa diganti dengan -nya, kecuali jika didahului dengan preposisi. Contoh: Negara ini berlandaskan hukum.
4. Keterangan
Keterangan merupakan unsur kalimat yang berfungsi untuk menerangkan seluruh unsur lain pada suatu kalimat. Berbeda dengan unsur yang lain, keterangan sifatnya tidak wajib. Tanpa keterangan, struktur dan keseluruhan makna pada kalimat tidak akan terganggu.
Baca juga: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Jenis Paragraf Eksposisi
Jadi, unsur yang membentuk sebuah kalimat adalah subjek, predikat, objek, dan keterangan. Pelajari materi tersebut agar semakin mahir menggunakan bahasa Indonesia. (KRIS)
