Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.97.0
Konten dari Pengguna
Mengenal Perbedaan Otak Kiri dan Kanan
1 November 2022 17:57 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Ilustrasi Mengenal Perbedaan Otak Kiri dan Kanan (Foto: Ekaterina Bolovtsova | Pexels.com)](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01ggs34sh0stc9xez9n732111f.jpg)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Pasti kalian sudah pernah mendengar orang yang otak kanannya lebih dominan maka akan unggul dalam kreativitas. Sedangkan orang yang otak kirinya lebih dominan maka akan unggul dalam matematika. Simak perbedaannya dalam artikel ini.
Perbedaan Otak Kiri dan Kanan
Dikutip dari buku Ada Apa dengan Otak Tengah? oleh Haryanto (2010), pembagian otak menjadi otak kanan dan otak kiri pertama kali dicetuskan oleh seorang ahli biologi, Roger Sperry. Beliau mengatakan bahwa otak manusia terdiri dari 2 hemisfer (bagian), yaitu otak kanan dan otak kiri, yang mempunyai fungsi berbeda.
Atas jasanya beliau mendapatkan hadiah Nobel pada tahun 1981. Beliau juga menemukan bahwa ketika otak kanan sedang bekerja, maka otak kiri cenderung lebih tenang, begitu pula sebaliknya. Berikut ini perbedaan otak kiri dan otak kanan:
ADVERTISEMENT
Otak Kiri
Otak kiri lebih baik untuk mengerjakan tugas yang melibatkan logika, bahasa, dan angka. Mereka yang lebih dominan menggunakan otak kirinya dianggap orang yang lebih ahli pada bidang:
Otak Kanan
Otak kanan lebih baik untuk mengerjakan tugas atau hal yang berhubungan dengan kreativitas. Mereka yang lebih dominan menggunakan otak kanannya dianggap orang yang lebih ahli pada bidang:
Sisi Otak yang Lebih Dominan
Banyak yang berpendapat bahwa otak kiri dan kanan mengontrol cara berpikir yang berbeda. Sisi otak yang lebih dominan dianggap berpengaruh pada bidang pekerjaan manusia. Namun, hasil pemindaian MRI tidak menunjukkan ada bagian atau sisi otak yang lebih dominan.
Penelitian yang sudah ada juga tidak bisa menemukan bukti kuat untuk mendukung teori sisi otak yang lebih dominan. Baik otak kiri maupun otak kanan saling terhubung dan dalam menjalankan tugasnya saling berkoordinasi. Hal ini bisa terlihat pada orang yang bisa menggunakan kedua tangannya dengan lancar.
ADVERTISEMENT
Otak kiri dan kanan sama-sama memiliki peran aktif dan sangat penting bagi manusia. Akan lebih baik jika kita memaksimalkan fungsi kedua sisi otak daripada mencari perbedaan otak kiri dan kanan. (KRIS)