Konten dari Pengguna

Mengenal Perspektif Waktu dalam Sejarah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perspektif Waktu dalam Sejarah. Foto: dok. Unsplash/Chris Lawton
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perspektif Waktu dalam Sejarah. Foto: dok. Unsplash/Chris Lawton

Jelaskan perspektif waktu dalam sejarah! Konsep waktu dalam ilmu Sejarah merupakan hal yang penting. Hal ini karena waktu memberikan tanda suatu peristiwa yang memiliki nilai sejarah terjadi.

Secara umum, perspektif waktu dalam sejarah terbagi menjadi empat hal. Dari keempat hal tersebut, terdapat perbedaan pola waktu yang signifikan.

Penjelasan Perspektif Waktu dalam Sejarah

Ilustrasi Perspektif Waktu dalam Sejarah. Foto: dok. Unsplash/Tanner Mardis

Mengutip dari buku berjudul Sejarah Pendidikan Islam: Diandra Kreatif, Muhamad Tisna Nugraha (2019: 3), ilmu Sejarah merupakan kajian ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian masa lampau dalam kehidupan manusia.

Dalam kajian ilmu Sejarah, waktu merupakan hal penting. Jelaskan perspektif waktu dalam sejarah! Perspektif waktu dalam sejarah terdiri dari empat hal, yaitu perkembangan, kesinambungan, pengulangan, dan perubahan.

Mengutip dari buku berjudul Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis, Yulia Siska (2015: 39), waktu merupakan konsep penting dalam ilmu sejarah.

Konsep waktu dalam sejarah meliputi perkembangan, kesinambungan, pengulangan, dan perubahan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap dari masing-masing poin tentang perspektif waktu dalam sejarah.

1. Perkembangan

Waktu dalam sejarah disebut mengalami perkembangan jika dalam kehidupan masyarakat terjadi gerak atau perubahan dari suatu bentuk ke bentuk yang lain.

Umumnya, perkembangan terjadi dari bentuk yang sederhana menjadi bentuk kompleks. Perkembangan dapat terjadi karena berbagai faktor baik dari dalam maupun dari luar.

2. Kesinambungan

Waktu disebut mengalami kesinambungan jika suatu masyarakat baru melakukan adopsi dari lembaga lama. Misalnya, pemerintah kolonial yang mengadopsi kebiasaan lama yang sudah dilakukan dari raja-raja.

3. Pengulangan

Dalam sejarah, waktu disebut mengalami pengulangan jika suatu peristiwa pernah terjadi di masa lampau dan terjadi di masa berikutnya.

Contohnya adalah pada zaman dulu VOC yang merupakan perusahaan dagang swasta Belanda sempat menguasai perdagangan di Nusantara. Hal ini terjadi kembali dengan banyaknya perusahaan swasta asing yang memiliki kekuasaan yang cukup besar.

4. Perubahan

Waktu mengalami perubahan jika terjadi perkembangan dan perubahan secara besar-besaran dalam waktu yang relatif singkat. Adanya perubahan ini terjadi karena faktor dan pengaruh dari luar.

Baca juga: Pengertian Periodisasi dalam Ilmu Sejarah

Demikian pembahasan tentang jelaskan persepektif waktu dalam sejarah. Dengan materi ini, wawasan tentang ilmu Sejarah dapat terus berkembang. (DAP)