Mengenal Sejarah dan Peran Komisi yang Dipimpin Hatta dalam KMB

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
22 November 2022 17:48 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi sejarah dan peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB, sumber foto S O C I A L . C U T on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah dan peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB, sumber foto S O C I A L . C U T on Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Konferensi Meja Bundar merupakan salah satu peristiwa yang erat kaitannya dengan bangsa Indonesia. Di mana konferensi ini merupakan peristiwa pertemuan antara perwakilan Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst Voor Federaal Overlag) yang mewakili beberapa negara ciptaan Belanda di Kepulauan Indonesia. Dalam konferensi tersebut ada banyak tokoh salah satunya adalah Moh. Hatta. Mari kita mengenal sejarah dan peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB.
ADVERTISEMENT

Sejarah Konferensi Meja Bundar

Ilustrasi sejarah dan peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB, sumber foto Mikael Kristenson on Unsplash
Sebelum membahas mengenai peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB, mari kita melihat sejenak mengenai sejarah dari Konferensi Meja Bundar atau KMB. Dikutip dari buku IPS Terpadu karya Sri Pujiastuti, (ESIS) dijelaskan bahwa Konferensi Meja Bundar atau KMB merupakan konferensi yang berlangsung di Den Haag pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949.
Delegasi pemerintah Belanda dipimpin oleh Maarseveen, delegasi pemerintah RI dipimpin Moh. Hatta, dan delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II. Konferensi Meja Bundar menghasilkan sejumlah persetujuan, yaitu sebagai berikut.
ADVERTISEMENT

Peran Komisi yang Dipimpin Hatta dalam KMB

Dalam konferensi tersebut peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB sangat besar, sebagai pemimpin delegasi Hatta berusaha untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di mana Hatta melakukannya dengan cara diplomasi antar negara di dunia.
Pada KMB salah satu masalah yang dibicarakan adalah Belanda meminta Indonesia untuk membayar hutang luar negerinya, dengan nilai yang sangat besar. Berkat diplomasinya Indonesia mendapatkan pengurangan untuk membayar hutang.
Demikian adalah pembahasan mengenai sejarah dan peran komisi yang dipimpin Hatta dalam KMB. (WWN)