Mengenal Sholat Subuh, Sholat Fardhu dengan Rakaat Paling Sedikit

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu kewajiban seorang umat Islam kepada Allah SWT adalah melaksanakan sholat lima waktu, salah satunya adalah sholat subuh. Terkadang terdapat pertanyaan bagi yang baru belajar sholat fardhu, sholat subuh berapa rakaat?
Sholat subuh adalah sholat fardhu dengan jumlah rakaat tersedikit, yakni sejumlah 2 rakaat.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan lengkap tentang sholat subuh.
Mengenal Sholat Subuh, Sholat Fardhu dengan Rakaat Paling Sedikit
Waktu Pelaksanaan
Sholat subuh merupakan sholat yang dilaksanakan pada terbitnya fajar. Sholat subuh juga merupakan sholat pembuka rezeki di pagi hari.
Niat Sholat Subuh
Seluruh ibadah umat Islam wajib diawali dengan niat. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)
Adapun niat sholat subuh yang dikutip dari buku Tata Cara Shalat karya Ajen Dianawati.
اُصَلِّىْ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا)/(إِمَامًا) لِلهِ تَعَالَى
Ushalli fardhas shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman (jika menjadi makmum) /imaman (jika menjadi imam) lillahi ta’ala
Artinya, “Saya niat shalat fardhu subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat dalam keadaan ada’ menjadi ma’mum/imam karena Allah Swt.”
Doa Qunut
Pada sholat subuh, disunnahkan untuk membaca doa qunut pada iktidal atau berdiri setelah rukuk pada rakaat kedua. Adapun bacaan doa qunut yaitu,
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلا يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam
Artinya, “Ya Allah tunjukanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan.
Jadi sekarang sudah mengetahui berapa jumlah rakaat sholat subuh dan tata caranya bukan? Semoga bermanfaat. (MZM)
