Mengenal Struktur Resensi dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana struktur resensi dalam bahasa Indonesia? Dalam bahasa Indonesia, resensi merupakan salah satu topik yang menarik. Dengan menulis resensi, kita dapan meningkatkan kemampuan berbahasa kita. Sebab, kita harus benar-benar memahami isi suatu karya sastra untuk dapat membuat resensi yang baik. Yuk, kenali struktur resensi dalam bahasa Indonesia melalui ulasan berikut ini!
Apa yang dimaksud dengan Resensi?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti dari resensi adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku atau ulasan buku. Selain itu, resensi juga dapat diartikan sebagai pendapat atau pertimbangan redaksi tentang hasil kesenian, kesusastraan, dan sebagainya.
Berdasarkan pengertian tersebut dapat dipahami bahwa resensi berisi tentang pendapat atau pertimbangan. Lalu, bagaimana cara menulis resensi?
Pahami Struktur Resensi Sebelum Menulisnya
Layaknya penulisan dalam bahasa Indonesia, menulis resensi pun tidak dapat dilakukan sembarangan atau sesuka hati penulis. Hal ini dikarenakan resensi sebagai penulisan dalam bahasa Indonesia memiliki struktur tersendiri. Elisa Permata Sari, dkk. (2020:20) dalam buku Kiat Mudah Menulis Resensi menjelaskan bahwa ada lima struktur resensi. Kelima struktur tersebut, yaitu:
Identitas. Bagian identitas mencakup judul, pengarang, penerbit, tahun penerbit, dan jumlah halaman. Pada resensi film, bagian identitas dapat disesuaikan dengan identitas film tersebut.
Orientasi. Bagian ini biasanya terletak pada bagian awal resensi dan memiliki fungsi sebagai pembuka. Bagian orientasi, umumnya berisi penjelasan tentang penghargaan-penghargaan yang diraih oleh karya yang diresensi.
Sinopsis. Bagian sinopsis berisi tentang ringkasan yang menggambarkan keseluruhan isi karya yang diresensi berdasarkan pemahaman penulis.
Analisis. Bagian analisis berisi pemaparan tentang unsur-unsur yang ada dalam karya yang diresensi. Pada resensi buku, bagian ini dapat berisi kutipan-kutipan yang terkandung dalam buku. Bila meresensi novel biasanya bagian analisis membahas tema atau tokoh yang ada di dalamnya.
Evaluasi. Bagian evaluasi berisi ulasan tentang kelebihan dan kekurangan dari karya yang diresensi.
Setelah menyimak struktur resensi dalam bahasa Indonesia di atas, dapat dipahami bahwa ketika akan meresensi sebuah karya, kita perlu mengenal karya tersebut. Pemahaman tentang karya yang akan diresensi ini diperlukan supaya kita dapat menulis resensi dengan baik. Selain itu, bila kita kenal dengan karya yang akan diresensi, proses membuat resensi pun akan kita lakukan dengan lebih mudah. (AA)
