Mengenal Tanaman Kentang Lebih Dekat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita tahu bahwa kentang merupakan salah satu tumbuhan pangan utama keempat di dunia, setelah gandum, jagung, dan padi. Pertumbuhan dan budidaya kentang yang tumbuh sangat pesat di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai penghasil kentang terbanyak di Asia Tenggara. Coba sekarang kamu jelaskan tentang tanaman kentang lebih dalam!
Jelaskan Tentang Tanaman Kentang!
Jika diminta untuk jelaskan tentang tanaman kentang, berikut beberapa fakta dan keterangan tentang kentang yang bisa kamu sertakan.
Kentang memiliki nama latin Solanum tuberosum.
Kentang adalah tumbuhan semusim berumbi yang cocok jika ditanam di wilayah dengan ketinggian lebih dari 1000 mdpl.
Kentang memiliki jaringan akar yang relatif pendek dengan sebagian besar akarnya berada di tanah setinggi 60 cm.
Kentang mempunyai nilai ekonomi yang besar, salah satu alasannya karena tidak gampang rusak.
Tanaman kentang lebih menyukai tanah yang sedikit asam, berdrainase baik dan subur.
Tanaman kentang menghasilkan bunga merah, putih, merah muda, ungu atau biru pada akhir musim tanam mereka (3-4 bulan setelah tanam).
Tinggi tanaman dapat mencapai 20 inci (50 cm).
Setiap tanaman kentang yang sehat dapat menghasilkan 3 hingga 25 buah kentang.
Tanaman kentang membutuhkan penyerbuk sehingga bunga dapat menghasilkan biji sejati. Setelah berbunga, tanaman kentang menghasilkan buah hijau kecil yang mengandung biji sejati.
Keseragaman kentang adalah salah satu prioritas utama petani kentang. Lantaran itulah, kebanyakan petani lebih suka menanam bibit kentang, yang menghasilkan turunan dari varietas induk.
Bibit kentang sebenarnya adalah kentang biasa seperti yang kita makan, tetapi mereka dipilih karena memiliki sifat yang diinginkan dan sudah dipastikan bebas penyakit melalui berbagai pemeriksaan.
Panen kentang membutuhkan penggalian, pencabutan dan dengan menghancurkan tanamannya.
Kandungan Gizi yang Ada pada Tanaman Kentang
Berikut ini adalah berbagai kandungan gizi kentang:
Karbohidrat. Kentang terdiri dari 66–90% karbohidrat.
Serat. Kandungan serat pada kentang banyak terdapat pada bagian kulitnya. Jenisnya adalah serat yang bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus besar, sehingga bermanfaat untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan.
Protein. Protein utama pada kentang bernama patatin dan tergolong berkualitas tinggi.
Antioksidan. Masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas antioksidan dalam kentang untuk mengurangi risiko penyakit kronis pada manusia.
Kalium. Kalium (potasium) merupakan mineral yang paling banyak di dalam kentang.
Folat. Kentang bisa menjadi sumber folat yang baik bila dikonsumsi secara rutin.
Vitamin B6. Vitamin B6 dalam kentang berperan dalam pembentukan sel darah, memelihara kesehatan saraf, membantu produksi antibodi atau zat kekebalan tubuh, dan menunjang pencernaan protein.
Vitamin C. Kadar vitamin C terbanyak pada kentang terletak di bagian kulitnya.
Demikian ulasan singkat seperti yang dikutip dari Tanaman Kentang dan Pengendalian Hama Penyakitnya, Ika Rochdjatun Sastrahidayat, 2011, sebagai jawaban yang tepat bila kamu diminta untuk jelaskan tentang tanaman kentang. Kamu suka makan olahan kentang seperti apa, nih? (DNR)
