Mengenal Tari Gandrung dari Lombok yang Menggunakan Kipas Kayu sebagai Properti

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas dan memiliki seni tari tradisional yang berbeda di setiap daerah. Salah satunya adalah tari Gandrung yang berasal dari Lombok. Tari Gandrung dari Lombok, NTB menggunakan properti berupa kipas dari kayu.
Unik sekali, ya? Tari tradisional ini bisa kalian nikmati ketika sedang berkunjung ke Lombok. Untuk lebih memahami tentang tari Gandrung, simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Mengenal Gendang Beleq, Kesenian Tradisional Khas Suku Sasak, Lombok
Tari Gandrung dari Lombok, NTB
Selain dari Lombok, tari Gandrung juga bisa ditemukan di Banyuwangi dan Bali. Namun, tari Gandrung dari Lombok memiliki keunikannya tersendiri. Tari Gandrung dari Lombok, NTB menggunakan properti berupa kipas dari kayu.
Dikutip dari Khazanah Negeriku: Mengenal 33 Provinsi di Indonesia yang disusun oleh Bawantara, dkk (2011), sebagian besar penduduk pulau Lombok adalah suku Sasak. Masyarakat suku Sasak memiliki tari tradisional, yaitu tari Gandrung.
Tari Gandrung asal Lombok diperkirakan berasal dari tari Gandrung model Banyuwangi yang berkembang melalui Bali. Tari tersebut kemudian dibawa oleh seniman Lombok yang mengadaptasinya dengan menambahkan bentuk dan karakter lokal kebudayaan Lombok.
Pada mulanya, tarian ini dipentaskan untuk menghibur prajurit yang pulang dari medan perang. Dalam perkembangannya, tari Gandrung menjadi tradisi masyarakat Lombok.
Tari ini juga awalnya dibawakan oleh penari laki-laki, namun seiring perkembangan zaman, tari Gandrung dibawakan oleh penari perempuan.
Kostum Penari Gandrung Lombok
Kostum atau pakaian yang dikenakan penari Gandrung sangat cantik dan menarik. Kostum ini adalah:
1.Gelungan
Gelungan ini adalah hiasan kepala yang seluruh permukaannya dihiasi dengan bunga cempaka berwarna putih. Ada bagian yang disebut sebagai gempolan, yaitu hiasan berbentuk memanjang dan runcing ke belakang yang terletak di atas telinga.
2. Kain Batik
Kain batik panjang yang digunakan oleh penari Gandrung biasanya bermotif bunga dan warnanya bebas.
3. Perhiasan
Perhiasan yang dikenakan oleh penari Gandrung ada beberapa, yaitu:
Bapang yang berupa hiasan dada yang dipasang di leher. Bapang terbuat dari kain yang diberikan hiasan manik-manik.
Lambe yaitu sejenis stagen yang dililitkan di dada sampai pinggul penari.
Seret berupa ikat pinggang dengan lebar sekitar 2 cm yang bermotif bunga. Selain sebagai hiasan, seret juga berfungsi untuk menguatkan lilitan lambe.
Ampok yaitu hiasan yang dipasang di bawah pinggang dan di lilitan lambe.
Genjer yaitu selendang sebanyak 3 buah yang dipasang di atas pinggul dan ujung selendangnya berjuntai panjang di sisi kiri dan kanan.
Sekian ulasan mengenai tari Gandrung dari Lombok, NTB. Jangan lupa untuk menyaksikan tarian ini ketika berkunjung ke Lombok! (KRIS)
